Breaking News:

Korban Rugi Rp 300 Juta, 11 Pencuri Kabel dan Besi di Pekanbaru Diringkus, Penjara Langsung Penuh

Ke 11 pelaku ini menggunakan mobil pick up Daihatshu Grandmax dalam beraksi. Mereka mencuri kabel sebuah perusahaan yang berada di jalan Siak II.

Editor: CandraDani
IST
Barang bukti kabel jenis A3C-240 yang disita Polsek Payung Sekaki beserta Daihatsu GrandMax milik pelaku. Para tersangka yang beraksi mencuri kabel dan besi milik sebuah perusahaan di Jalan Siak II, Pekanbaru. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU-Sebanyak 11 orang pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) digulung aparat kepolisian dari Polsek Payung Sekaki.

Para pelaku ini merupakan pencuri spesialis kabel dan Besi.

Mereka ditangkap usai melakukan aksi pencurian di gudang kantor salah satu perusahaan di Jalan Siak II, Kelurahan Bandar Raya, Kecamatan Payung Sekaki, Sabtu (18/9/2021) dini hari.

Para tersangka menggondol kabel jenis A3C-240 sebanyak 4 aspel dan 3 batang besi siku yang sebelumnya terletak di samping kantor.

Para tersangka menggunakan 1 unit mobil pick up merk Daihatshu Grandmax dalam beraksi.

Pihak perusahaan merugi Rp300 juta.

Kapolsek Payung Sekaki AKP Agung Rama melalui Kanit Reskrim Iptu Safril merincikan, 11 orang pelaku pencurian ini masing-masing berinisial JMH alias Gondrong, RP alias Romel, RA alias Rendi, PS alias Pori, RH alias Rinto, AF alias Ari, MOH alias Kael, BD alias Bayu, AH alias Hutauruk, RS alias Roni, dan TA alias Adi.

Selain itu, petugas juga menangkap seorang pelaku pertolongan jahat atau penadah berinisial BP alias Putra.

"Ditangkap di Jalan Arjuna. Jadi sekeliling warga situ sudah banyak yang kehilangan. Seperti pagar lah, atau yang lain. Yang bisa dijual di tempat barang-barang bekas (rongsokan, red). Tapi kalau ditanya mereka ngaku baru sekali," kata Kanit Reskrim.

Uang pencurian diungkapkannya, dibagi-bagi oleh tersangka.

"Uangnya dibagi rata sama para tersangka. Ini sudah lama juga kita intai, dapat dari rekaman CCTV," jelas Safri.

Para tersangka, diketahui mengontrak di satu rumah.

Barang hasil curian disimpan sementara di rumah tersebut.

Selain itu, rumah kadang dipakai juga untuk istirahat, atau berbincang merencanakan aksi.(Tribunpekanbaru.com/Rizky Armanda)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved