Breaking News:

DPRD Pekanbaru

DPRD Pekanbaru Ingatkan Pembayaran Tunda Bayar Harus Clear di 2021 Ini, Tahun Depan Jangan Ada Lagi

APBD-P 2021 sudah disahkan pekan lalu, oleh DPRD Pekanbaru. Dalam anggaran perubahan tersebut, didominasi pembayaran hutang tunda bayar.

Penulis: Syafruddin Mirohi | Editor: Ariestia
net
APBD-P 2021 sudah disahkan pekan lalu, oleh DPRD Pekanbaru. Dalam anggaran perubahan tersebut, didominasi pembayaran hutang tunda bayar. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - APBD-P 2021 sudah disahkan pekan lalu, oleh DPRD Pekanbaru. Dalam anggaran perubahan tersebut, didominasi pembayaran hutang tunda bayar.

Legislator di Gedung Payung Sekaki DPRD Pekanbaru mengingatkan Pemko Pekanbaru, agar menyelesaikan hutang tunda bayar tersebut tahun 2021 ini.

Jangan sampai tahun depan (2022), masih ada tunggakan hutang tunda bayar tersebut.

"Dari awal kita sudah sepakat untuk melunasinya (tunda bayar). Makanya kegiatan banyak ditunda, termasuk beberapa pembangunan yang sudah masuk dalam program, terpaksa ditunda dulu tahun ini demi membayar hutang tunda bayar," kata Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Tengku Azwendi Fajri SE, Minggu (3/10/2021) kepada Tribunpekanbaru.com.

DPRD Pekanbaru meminta, hutang tunda bayar seperti tahun 2021 ini l, diharapkan tidak terjadi lagi. Pemko melalui OPD terkait, harus bisa menghitung pendapatan dengan pengeluaran.

Apalagi tahun 2022 nanti, anggaran untuk penanganan Covid-19, masih menjadi prioritas.

Sehingga bisa dihitung antara kegiatan, dengan prediksi uang yang akan diraih.

Baik melalui PAD, dana bagi hasil atau pendapatan lainnya (DAK, DAU atau Bankeu).

"Dalam pembahasan R-APBD 2022 nanti akan bisa dilihat, prediksinya. Anggaran murni ini mulai kita bahas Oktober ini lah," sebut Politisi Senior Partai Demokrat ini.

Dari draf KUA PPAS R-APBD 2022 yang sudah diterima DPRD Pekanbaru, kemungkinan nilai APBD 2022 maksimal Rp 2,3 miliar. Nilai ini turun dari anggaran murni 2021 yakni Rp 2,597 triliun.

Sekadar gambaran, untuk pembayaran hutang tunda bayar tahun 2021 ini, Pemko menyiapkan di anggaran perubahan 2021 sebesar Rp 293 miliar.

Sementara anggaran perubahan 2021 yang disahkan kemarin Rp 2,64 triliun.

Walikota Pekanbaru Firdaus MT menegaskan, selain membayar hutang tunda bayar, ada juga di dalam anggaran  perubahan tersebut, untuk kegiatan pembiayaan Covid-19, belanja kegiatan rutin, pemberdayaan, serta belanja lainnya. (Tribunpekanbaru.com/Syafruddin Mirohi).  

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved