Breaking News:

Kapolres Rohul akan Perkarakan Nakes yang Tak Mau Lakukan Tracing dan Testing

Kapolres Rohul akan memperkarakan Nakes yang tidak mau melakukan tracing dan testing.

Penulis: Syahrul | Editor: Ariestia
Istimewa
Kapolres Rohul akan memperkarakan Nakes yang tidak mau melakukan tracing dan testing. FOTO: Suasana rapat koordinasi dipimpin Kapolres Rohul di ruangan rapat PMI Rohul pada Jumat (1/10/2021) lalu. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PASIRPANGARAIAN - Kapolres Rohul akan memperkarakan Nakes yang tidak mau melakukan tracing dan testing.

"Saya akan bertindak melakukan pemeriksaan kepada petugas yang tidak melakukan tugasnya. Kalau dari kepolisian saya akan tindak tegas, dan kalau dari petugas medis akan saya lakukan pemeriksaan. Hal ini saya lakukan sebab menyangkut hajat hidup orang banyak dan melalaikan Instruksi Presiden RI, Mendagri, serta Instruksi Kapolri dan Kapolda," tegas Kapolres Rokan Hulu AKBP Eko Wimpiyanto Hardjito SIK saat Rapat Evaluasi penanganan Covid-19 bersama Satgas Kabupaten Rokan Hulu, Jum'at (1/10/2021).

Dalam rapat yang bertempat di aula lantai dua Kantor PMI Rokan Hulu, hadir pula Kapolres menjelaskan adapun prioritas sasaran vaksinasi akan diberikan pada anak-anak sekolah kelas 3 SM.

Setiap Puskesmas akan berkolaborasi bersama Kepala Sekolah, Kapolres, dan Danramil di wilayah masing-masing agar anak-anak kelas 3 SMA vaksinasinya bisa tercapai semuanya.

Stok Vaksin berkisar 15 ribu dosis yang akan disegerakan pelaksanaan dalam satu Minggu ke depan harus dihabiskan.

Target masing-masing puskesmas 150 dosis perhari ditambah dengan pelaksanaan vaksinasi massal oleh Polres Rohul yang dilaksanakan pada Sabtu dan minggu ini baik untuk dosis pertama maupun dosis kedua.

Pada kesempatan itu juga, Kapolres Rohul Wimpiyanto juga memberikan target bagi petugas Satgas Tracing dan Testing yang terdiri dari Babinkamtibmas, Babinsa dan petugas medis untuk lebih meningkatkan Tracing.

Minimal perhari melakukan 10 kali kegiatan testing dan tracing dengan tujuan supaya tidak ada lagi kontak erat yang terlepas dari tracing.

Ini adalah upaya menurunkan PPKM Level dua ke level satu tentu dengan mengurangi positif red.

Selain dari pada itu, Kapolres juga bersama Satgas Kabupaten Rokan Hulu akan melakukan evaluasi ke sekolah-sekolah di Rokan Hulu yang saat ini telah melakukan pembelajaran tatap muka.

Tujuannya untuk mengetahui seperti apa penerapan Protokol Kesehatan yang dilakukan dan bagaimana cara bertindaknya.

Maka nanti Satgas Covid-19 akan memberikan arahan arahan tertentu kepada sekolah sekolah tersebut.

(Tribun Pekanbaru/Syahrul Ramadhan)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved