Breaking News:

Ribet, Pakai Uang Tunai Dulu, Banyak Pengendara Bingung Bayar Parkir Nontunai di Pekanbaru

Banyak pengendara bingung bayar parkir nontunai di Pekanbaru. Mereka mengaku ribet hingga memilih pakai uang tunai dulu

Penulis: Fernando | Editor: Nurul Qomariah
TRIBUNPEKANBARU.COM/DODI VLADIMIR
Pembayaran parkir nontunai di Pasar Buah Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru. Banyak pengendara bingung bayar parkir nontunai di Pekanbaru. Mereka mengaku ribet hingga memilih pakai uang tunai. 

Namun pihaknya berkomitmen untuk optimalkan parkir nontunai.

Mereka melakukan penerapan bertahap sekaligus sosialisasi dengan masyarakat.

Ichwan menilai sosialisasi ini untuk membiasakan masyarakat membayar parkir secara nontunai.

Satu bulan pascakerjasama dengan pemerintah kota pihaknya juga mempersiapkan juru parkir.

"Kita langsung lakukan penerapan nontunai satu bulan pascakerjasama, tapi memang masih butuh sosialisasi untuk parkir nontunai," terangnya.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru Yuliarso mendorong agar para juru parkir yang belum bisa memakai EDC bisa segera mendapat pendampingan.

Ia menegaskan bahwa jukir di areal parkir nontunai harus terampil dan mahir memakai EDC.

Mantan Camat Rumbai Pesisir ini pun mendorong kesiapan 500 hingga 800 jukir di bawah PT.YSM.

Mereka harus mengevaluasi para jukir karena merupakan tenaga di bawah PT YSM.

"Memang butuh waktu untuk bisa mendukung proses penerapan non tunai, maka para jukir mesti dapat pendampingan," jelasnya

Pihak PT YSM mesti melakukan evaluasi terhadap penerapan pembayaran parkir nontunai.

Mereka juga harus memperhatikan masukan dari masyarakat sebagai evaluasi penerapan parkir nontunai.

Saat ini belum semua kawasan parkir bisa menerapkan parkir nontunai.

Pihak rekanan juga harus melakukan pengawasan terhadap jukir yang bertugas di areal parkir nontunai.

Dirinya menyadari bahwa penerapan parkir nontunai ini butuh proses.

Para juru parkir juga harus dibimbing dalam sosialisasi kepada para pengguna jasa layanan parkir.

"Pengendara masih bisa pilih bayar tunai atau nontunai, tapi kita sarankan untuk pembayaran nontunai," ulasnya.

( Tribunpekanbaru.com / Fernando Sikumbang )

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved