Breaking News:

Rp100 Juta Suap Kades Urus SKGR, Ketua dan Anggota Poktan di Pelalawan Jadi Tersangka dan Ditahan

Suap kades Rp100 juta untuk urus SKGR, ketua dan anggota poktan di Pelalawan jadi tersangka dan harus meringkuk dalam sel tahanan

Penulis: johanes | Editor: Nurul Qomariah

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI - Suap kades Rp100 juta untuk urus SKGR, ketua dan anggota poktan di Pelalawan jadi tersangka dan ditahan.

Kasus gratifikasi dalam pengurusan surat tanah di Kabupaten Pelalawan Riau kembali menelan korban.

Kali ini dua orang pengurus kelompok tani (poktan) ditetapkan sebagai tersangka dan langsung ditahan oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pelalawan, Jumat (1/10/2021) lalu.

Adapun pengurus Poktan yang sandung perkara Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) itu yakni JF yang merupakan Ketua Poktan Parit Guntung.

Satu lagi adalah EZ adalah anggota poktan yang berada di Desa Sering Kecamatan Pelalawan tersebut.

Keduanya diduga menyuap mantan Kepala Desa (Kades) Sering Kecamatan Pelalawan M Yunus pada tahun 2014 silam dalam pengurusan Surat Keterangan Ganti Rugi (SKGR) lahan milik poktan tersebut.

"Beberapa waktu lalu sudah kita tetapkan tersangka. Kemudian kita lakukan penahanan kemarin," kata Kapolres Pelalawan AKBP Indra Wijatmiko SIK melalui Kasat Reskrim AKP Nardy Masry Marbun SH MH kepada Tribunpekanbaru.com, Minggu (3/10/2021).

Tersangka JF dan EZ ditahan penyidik Unit 3 Tipikor Satreskrim Polres Pelalawan setelah menjalani pemeriksaan sebagai tersangka pada Jumat (1/10/2021) malam.

Keduanya langsung menggunakan rompi orange saat keluar dari ruang penyidik dan digiring petugas memasuki sel tahanan Mapolres Pelalawanm.

Mereka dituding memberikan uang Rp 100 juta kepada M Yunus untuk memuluskan pengurusan SKGR milik Poktan Parit Guntung sekitar 7 tahun silam.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved