Breaking News:

Syarat Bantuan Pendidikan Bagi Mahasiswa D2 hingga S1 dari Pemda Pelalawan,Paling Lambat 15 Oktober

Bagi mahasiswa D2 hingga S1, ada bantuan pendidikan dari Pemda Pelalawan, simak syaratnya dalam artikel ini

Penulis: johanes | Editor: Nurul Qomariah
TRIBUN PEKANBARU / JOHANES WOWOR TANJUNG
Kabag Kesejahteraan Rakyat Setdakab Pelalawan, H Akmamul Hadi mengatakan bagi mahasiswa D2 hingga S1, ada bantuan pendidikan dari Pemda Pelalawan. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI - Bagi mahasiswa D2 hingga S1, ada bantuan pendidikan dari Pemda Pelalawan, simak syaratnya dalam artikel ini. Paling lambat 15 Oktober 2021.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan Riau kembali memberikan bantuan pendidikan tahun 2021 ini kepada mahasiswa yang menimba ilmu baik di Provinsi Riau maupun di luar daerah.

Bantuan yang digelontorkan setiap tahun ini bertujuan untuk meringankan beban putra-putri Pelalawan yang berkuliah di universitas yang ada di Riau maupun di Pulau Sumatera, Jawa, dan lainnya.

Adapun sasaran dari program bantuan pendidikan ini yakni bagi mahasiswa yang menempuh studi Diploma 2 (D-2), Diploma 3 (D-3), serta Sarjana atau Strata 1 (S1).

"Seperti program sebelumya, ini bukan beasiswa yang sifatnya kontiniu. Tetapi bantuan pendidikan yang diberikan satu kali dalam setahun," kata Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Pelalawan, H Akmamul Hadi.

Kepada Tribunpekanbaru.com Akmamul Hadi menyebutkan, pihaknya telah mengumumkan persyaratan yang arus dipenuhi oleh mahasiswa calon penerima bantuan pendidikan beberapa waktu lalu.

Mulai dari IPK, semester, dan syarat administrasi lainnya dan dikirimkan ke alamat yang ditetapkan pemda.

Proses pendaftaran sudah berjalan dan akan ditutup pada pekan depan.

"Pada pengumuman, kita berikan batas waktu pendaftaran 15 Oktober nanti. Lewat dari itu sudah tutup. Secara persyaratan tak jauh beda dengan sebelumnya," ujar Akmamul Hadi, Minggu (3/10/2021).

Adapun besaran bantuan yang disiapkan oleh Pemda yakni sebanyak Rp 3 juta bagi mahasiswa S1 dan Rp 2 juta untuk D-2 dan D-3 sesuai kemampuan daerah.

Untuk jumlah penerima bantuan, pihaknya belum bisa menentukannya.

Pasalnya, anggaran yang dialokasikan di APBD murni dinilai kurang dan telah ditambah pada APBD Perubahan 2021.

Setelah dananya disatukan dalam penganggaran, barulah pemda menetapkan jumlah penerima berdasarkan pendaftar yang menyerahkan berkasnya.

"Kita minta kepada mahasiswa yang mendaftar agar mengikuti informasi perkembangannya secara resmi dari kita. Agar tidak ketinggalan info," tukasnya.

( Tribunpekanbaru.com / Johannes Wowor Tanjung )

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved