Breaking News:

Kabul Diguncang Ledakan, ISIS Menyerang Prosesi Pemakaman Keluarga Pejabat Taliban, Puluhan Tewas

Sejumlah warga sipil tewas di luar sebuah masjid besar di Kabul, lokasi ledakan keras yang menghantam saat upacara pemakaman.

Penulis: Guruh Budi Wibowo | Editor: Ilham Yafiz
Hoshang Hashimi / AFP
Pejuang Taliban berjaga-jaga di dekat tempat rapat umum terbuka di sebuah lapangan di pinggiran Kabul pada 3 Oktober 2021, ketika para pendukung Taliban dan tokoh senior mengadakan rapat umum pertama mereka untuk menunjukkan kekuatan saat mereka mengkonsolidasikan kekuasaan mereka. Afganistan. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Afghanistan diserang bom saat prosesi pemakaman ibu seorang pejabat tinggi Taliban.

Sejumlah warga sipil tewas di luar sebuah masjid besar di Kabul, lokasi ledakan keras yang menghantam saat upacara pemakaman.

Tiga tersangka telah ditahan menyusul insiden tersebut.

Ledakan itu dikonfirmasi oleh putra almarhum, juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid, yang mengatakan bahwa "perkumpulan warga sipil" adalah target serangan itu.

Ledakan itu terjadi di luar Masjid Eid Gah Kabul, masjid terbesar kedua di kota itu.

Bangunan abad ke-16 ini terletak di selatan ibukota Afghanistan.

"Sebuah ledakan bom mengguncang pertemuan warga sipil di dekat pintu masuk Masjid Idul Fitri di Kabul sore ini, menyebabkan sejumlah warga sipil tewas," tulis Mujahid di Twitter seperti Tribunpekanbaru.com lansir dari rusia today, Senin (4/10/2021).

Ledakan itu tampaknya terjadi saat upacara doa ibu Mujahid, yang meninggal minggu lalu, diadakan di masjid.

Sebelumnya, juru bicara Taliban mengundang "semua orang dan teman" untuk menghadiri upacara pada hari Minggu.

Insiden itu menewaskan sedikitnya dua orang dan tiga lainnya luka-luka, kata seorang pejabat Kementerian Dalam Negeri kepada RIA Novosti.

Tiga tersangka telah ditangkap oleh pasukan Taliban setelah ledakan itu.

Namun, sumber-sumber Taliban yang tidak disebutkan namanya memberi RIA Novosti angka yang jauh lebih tinggi, menunjukkan bahwa ledakan itu telah menewaskan sedikitnya 12 orang dan menyebabkan lebih dari 30 orang terluka.

Sementara Taliban belum menunjuk siapa pun atas serangan itu, laporan media lokal menunjukkan cabang lokal Negara Islam (IS, sebelumnya ISIS) berada di balik ledakan itu.

Ledakan awal dilaporkan diikuti oleh tembakan, menunjukkan bahwa penyerang terlibat dalam baku tembak dengan pasukan Taliban.

( Tribunpekanbaru.com )

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved