Breaking News:

DPRD Pekanbaru

Komisi II DPRD Tagih Janji PAD kepada Bapenda, Pernah Berjanji Mundur Bila Tak Capai Target?

Komisi II DPRD Pekanbaru kini menagih janji Kepala Bapenda Zulhelmi Arifin, terkait pencapaian PAD tahun 2021 ini.

Penulis: Syafruddin Mirohi | Editor: Ariestia
Kompas.com
Komisi II DPRD Pekanbaru kini menagih janji Kepala Bapenda Zulhelmi Arifin, terkait pencapaian PAD tahun 2021 ini. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Komisi II DPRD Pekanbaru kini menagih janji Kepala Bapenda Zulhelmi Arifin, terkait pencapaian PAD tahun 2021 ini.

Sesuai target yang dijanjikan Zulhelmi sejak awal tahun kepada Komisi II, Bapenda sanggup meraih PAD berkisar Rp 800 miliar hingga Rp 1 triliun, untuk tahun 2021 ini.

Hal ini diakui Ketua Komisi II DPRD Pekanbaru H Fathullah SH MH.

Katanya, dalam pemaparan Bapenda, banyak potensi pajak yang bisa ditarik menjadi PAD di Kota Pekanbaru.

Dengan segala terobosan dan strategi yang akan diterapkan, target tersebut bisa dicapai.

"Memang benar, Bapenda di bawah kepemimpinan Zulhelmi pernah berjanji itu. Tapi kenyataannya bisa kita lihat sekarang," kata Fathullah kepada Tribunpekanbaru.com, Selasa (5/10/2021).

Diakui Fathullah, dari laporan yang didapatkan pihaknya, hingga September kemarin, Bapenda baru bisa membukukan PAD sekitar Rp 400 miliar lebih.

Nilai tersebut memang jauh dari target yang dipatok.

Komisi II DPRD selaku mitra kerjanya sangat paham, kenapa Bapenda baru bisa meraih PAD dengan besaran Rp 400 miliar itu. Satu di antara penyebabnya, karena kondisi pandemi Covid-19, sehingga Kota Pekanbaru menerapkan PPKM, bahkan sampai level 4.

Sehingga dunia usaha tidak bisa berjalan dengan baik, karena dipaksa tutup, demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Hanya saja, itu tidak bisa dijadikan alasan krusial oleh Bapenda.

Selaku OPD tumpuan dapur PAD Kota Pekanbaru, harusnya Bapenda membuat terobosan jitu lagi, dalam menarik pajak. Apalagi sekarang kondisi dunia usaha di Pekanbaru, sudah berjalan normal.

"Bapenda harus kejar ketertinggalan target PAD-nya. Karena masih ada dua bulan lagi, untuk menarik pajak. Yang terpenting di sini, Bapenda tarik pajak dengan sebenarnya, dan jangan biarkan oknum bermain. Kasihan kondisi PAD kita sekarang," harapnya.

Politisi Senior Partai Gerindra ini meminta, di sisa waktu yang ada, paling tidak Bapenda harus bisa meraih PAD di angka Rp 700 miliar.

Ini sesuai potensi yang dipaparkan kepada Komisi II kemarin.

"Jika Bapenda hanya meraih PAD di bawah itu, maka harus tunaikan janjinya, mundur dari jabatan," tegas Fathullah. (Tribunpekanbaru.com/Syafruddin Mirohi).  

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved