Breaking News:

Kwarda Gerakan Pramuka Riau gelar Pelatihan Kehumasan

Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Riau menggelar Pelatihan Kehumasan se-Daerah Riau yang dilaksanakan pada tanggal 1 s.d 3 Oktober 2021

Editor: Ilham Yafiz
ISTIMEWA
Ketua Kwarda Riau H.M.Azaly Djohan memasang tanda peserta kepada perwakilan peserta Pelatihan Kehumasan se-Daerah Riau, Jum'at, 1/10/2021 di Hotel Evo Pekanbaru 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Riau menggelar Pelatihan Kehumasan se-Daerah Riau yang dilaksanakan pada tanggal 1 s.d 3 Oktober 2021 bertempat di Hotel Evo Pekanbaru.

Ketua Panitia Penyelenggara Irwan Yuliadi menyampaikan kegiatan dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Kwarda Riau nomor 36 tahun 2021, diikuti oleh utusan Kwarda dan Kwartir Cabang (Kwarcab) se-Daerah Riau yang berjumlah 45 orang.

“Peserta terdiri dari 1 orang Andalan Cabang bidang Kehumasan, 1 orang Staf Kwarcab, 1 orang Pengurus Pusat Informasi Protokol Cabang/ Dewan Kerja Cabang, 5 orang Pengurus Pusat Informasi dan Protokol Kwarda dan 5 orang Pengurus Dewan Kerja Daerah Riau” kata Irwan.

“Tujuan dilaksanakannya kegiatan Pelatihan Kehumasan adalah untuk meningkatkan pengelolaan kehumasan dan kompetensi tenaga kehumasan di Kwarda dan Kwarcab” tambahnya.

“Tema Pelatihan Kehumasan tahun 2021 adalah Humas Kompeten Pramuka Paten, mari kita tandai jejaring sosial kita seperti instagram” ujarnya.

“Materi pelatihan kehumasan akan diberikan oleh Narasumber yang ahli di bidangnya dengan jumlah kurikulum sebanyak 30 jam pembelajaran” jelasnya.

Ketua Kwarda Riau H.M.Azaly Djohan dalam arahannya saat pembukaan Pelatihan menyampaikan bahwa Humas merupakan garda terdepan dalam penyampaian informasi kepada publik.

“Humas memiliki peranan yang sangat penting dalam pengimplementasian Undang-undang nomor 14 tentang keterbukaan informasi publik” kata Azaly Djohan.

“Terlebih lagi Undang-undang ini mewajibkan setiap badan publik untuk menjamin tersedianya informasi publik yang terbuka untuk publik dan dapat diakses secara cepat, tepat waktu, biaya ringan dan dengan cara sederhana” tambahnya.

“Humas adalah menilai sikap masyarakat (publik) agar tercipta keserasian antara masyarakat dan kebijaksanaan organisasi/instansi, karena mulai dari aktivitas, program, tujuan hingga sasaran yang hendak dicapai oleh organisasi/instansi tidak terlepas dari dukungan serta kepercayaan citra positif dari pihak publiknya” jelasnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved