Breaking News:

Misteri Mayat di Kebun Sawit Riau, Benarkah Sengaja Hilangkan Nyawa Sendiri? Polisi Tunggu Autopsi

Misteri mayat di kebun sawit di Pelalawan. Benarkah sengaja hilangkan nyawa sendiri? Polisi masih tunggu hasil autopsi.

Penulis: johanes | Editor: Nurul Qomariah
Polres Pelalawan
Tim Polres Pelalawan evakuasi mayat di kebun sawit Desa Sering Kecamatan Pelalawan, Selasa (28/9/2021).Benarkah korban sengaja hilangkan nyawa sendiri? Polisi tunggu autopsi. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI - Misteri mayat di kebun sawit di Pelalawan. Benarkah sengaja hilangkan nyawa sendiri? Polisi masih tunggu hasil autopsi.

Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Pelalawan masih menyelidiki kasus kematian warga di Desa Sering Kecamatan Pelalawan yang ditemukan meninggal dunia pada Selasa (28/9/2021) pekan lalu.

Proses penyelidikan terus berlangsung sejak penemuan jenazah laki-laki bernama Daniel Putra Gulo (19) yang tinggal di SP7 Kecamatan Kerinci Kanan, Kabupaten Siak.

Korban didapati meninggal dunia dengan posisi tenggelam di sebuah parit yang ada di kebun sawit di Desa Sering.

Tim Polres Pelalawan mengevakuasi mayat korban yang ditemukan meninggal di parit kebun sawit Desa Sering Kecamatan Pelalawan, Selasa (28/09/2021).
Tim Polres Pelalawan mengevakuasi mayat korban yang ditemukan meninggal di parit kebun sawit Desa Sering Kecamatan Pelalawan, Selasa (28/09/2021). (Polres Pelalawan)

Belakangan diketahui jika kebun sawit tersebut merupakan milik korban yang dinyatakan hilang oleh keluarganya dua hari sebelumnya.

"Sampai sekarang masih kita selidiki. Sekaligus menunggu hasil autopsi terhadap jenazah korban," terang Kapolres Pelalawan AKBP Indra Wijatmiko SIK melalui Kasat Reskrim AKP Nardy Masry Marbun SH MH, Selasa (5/10/2021).

Dikatakan Kasat Nardy Masry Marbun, pihaknya melakukan autopsi terhadap jenazah korban Daniel di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Polda Riau.

Meskipun pihak keluarga menduga jika Daniel bunuh diri dan menerima kematiannya, pihak kepolisian membujuk keluarga agar tetap diautopsi.

Untuk membuktikan kematian korban secara ilmiah melalui pemeriksaan medis dan tim ahli dari kedokteran.

"Jika hasil otopsi keluar akan kita pelajari lagi. Di situ akan jelas apa penyebab kematian korban," tukasnya.

Tim Polres Pelalawan mengevakuasi mayat korban yang ditemukan meninggal di parit kebun sawit Desa Sering Kecamatan Pelalawan, Selasa (28/09/2021). Pesan yang ditulis oleh korban
Tim Polres Pelalawan mengevakuasi mayat korban yang ditemukan meninggal di parit kebun sawit Desa Sering Kecamatan Pelalawan, Selasa (28/09/2021). Pesan yang ditulis oleh korban (istimewa)

Diberitakan sebelumnya, mayat Daniel diangkat dari dalam parit dan sebuah dodos atau alat pemanen buah sawit terikat ke kaki sebelah kanan korban.

Kemudian pada telapak kaki kanan terdapat tulisan DPG yang diduga merupakan singkatan dari namanya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved