Breaking News:

Update Covid-19 di Riau, Gubri Syamsuar Ajak Semua Pihak Pertahankan PPKM Level 2

Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar bersyukur karena tren penularan Covid-19 di Riau saat ini terus mengalami penuruna.

Penulis: Syaiful Misgio | Editor: Ilham Yafiz
Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir
Gubernur Riau Syamsuar saat meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 siswa SMAN 11 Pekanbaru, Senin (4/10/2021). 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar bersyukur karena tren penularan Covid-19 di Riau saat ini terus mengalami penuruna.

Hal ini juga berdampak terhadap Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Provinsi Riau berada di level 2. 

"Kita bersyukur Riau level 2, memang kita belum bisa level 1, tapi itu tidak masalah, yang penting kita pertahankan level 2 ini, jangan sampai ada lonjakan kasus lagi," katanya, Rabu (6/10/2021).

Gubri Syamsuar mengungkapkan, saat ini seluruh daerah di Riau saat ini tidak lagi ada yang PPKM level 3, apalagi level 4. Kondisi ini lebih baik jika dibandingkan dengan provinsi tetangga yang di daerahnya masih ditemukan ada yang masih berstatus PPKM level 4.

"Seperti di Sumbar itu masih ada yang level 4 dan level 3. Daerah lain juga seperti itu, Sumatera Utara juga kalau tidak salah masih ada yang level 3," imbuhnya.

Seperti diketahui, Peta Zonasi Risiko daerah dihitung berdasarkan indikator-indikator kesehatan masyarakat dengan menggunakan skoring dan pembobotan atau sesuai dengan kriteria level situasi pandemi berdasarkan asesmen oleh Kementerian Kesehatan. 

Sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 48 Tahun 2021, jika status PPKM kabupaten/kota berada di level 2, untuk turun ke level 1, jumlah capaian vaksinasi dosis pertama  harus tercapai 70 persen. Kemudian, untuk capaian vaksinasi dosis 1 bagi lanjut usia di atas 60 tahun, minimal sebesar 60 persen.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir, mengatakan, PPKM level 2 di Provinsi Riau masih terus berlanjut.

Sesuai dengan hasil evaluasi yang telah disampaikan oleh Pemerintah pusat. Namun untuk kasus COVID-19 di Provinsi Riau sudah melandai. Untuk turun level ke level 1, perlu digesa pelaksanaan vaksinasi. 

“PPKM di Provinsi Riau masih level 2, belum turun ke level 1. Kalau dilihat dari Inmendagri, untuk turun level dari 2 ke level 1 capaian vaksinasi mencapai 70 persen dari jumlah penduduk. Dan kita baru mencapai 33 persen vaksinasi dosis pertama. Makanya kita terus menggesa vaksinasi bagi masyarakat Riau, terutama di Kabupaten Kota,” ujar Mimi.

Selain menggesa persentase vaksin, Mimi juga mengingatkan kepada masyarakat juga harus tetap waspada dengan selalu menerapkan protokol kesehatan, selalu memakai masker selama masih pandemi COVID-19.

"Tetap menjaga jarak, dan sering mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer,” ucap Mimi.

Dijelaskan Mimi, untuk Kabupaten Kota, capaian vaksinasi dan tingkat antusias masyarakat untuk divaksin, ada di Kota Pekanbaru. Dimana capaian vaksin mencapai 69,5 persen, dan ditargetkan dalam waktu dekat mencapai 70 persen. Sementara daerah yang paling rendah capaian vaksin, Kabupaten Inhil yang baru mencapai 21,4 persen.

“Pekanbaru  yang tertinggi masyarakatnya antusias untuk divaksin, dan sudah mencapai 69 persen lebih, kalau tak salah 0,5 persen lagi mencapai 70 persen. Bisa jadi Pekanbaru turun level ke level 1, dalam seminggu ini. Inhil terendah baru 21,4 persen vaksinasi dosis satu, tertinggi kedua Kota Dumai 63 persen, selebihnya dibawah 60 persen,” kata Mimi.

( Tribunpekanbaru.com / Syaiful Misgiono )

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved