Breaking News:

Video Berita

VIDEO: Polsek Bangko Ungkap Peredaran Pil Ekstasi Jenis Baru

Pelaku telah lama menjadi target, karena informasi yang diterima pihaknya, pelaku kerap melalukan aktivitasnya mengedarkan narkotika.

Penulis: Teddy Tarigan | Editor: aidil wardi

TRIBUNPEKANBARU.COM, ROHIL - Kepolisian Sektor Bangko Resort Rokan Hilir (Rohil) ungkap peredaran narkotika pil ekstasi jenis baru.

Adapun ekstasi yang diungkap mengandung p-Fluorofenil Piperazin terdaftar dalam golongan I Nomor urut 183 Lampiran Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 22 Tahun 2020 tentang Perubahan Penggolongan Narkotika.

Hal tersebut disampaikan Kapolsek Bangko Kompol Sasli Rais saat keterangan pers yang dilakukan Rabu (6/10/2021) di Mapolsek Bangko, Bagan Siapi-api.

Melalui keterangan pers tersebut juga dihadirkan tersangka JR alias AH yang telah diamankan karena diduga menggunakan pil ekstasi tersebut.

Dijelaskan Sasli kronologi penangkapan JR berawal pada 17 September 2021 sekira pukul 23:00 WIB tim opsnal polsek Bangko yang dipimpin oleh kapolsek bangko beserta kanit Reskrim mendapat informasi bahwa adanya tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis pil ekstasi di sebuah rumah Jalan Bintang, Bagan Jawa.

Setelah melakukan penyelidikan pada hari Sabtu 18 September 2021 jam 00.30 WIB, tim opsnal polsek dipimpin Kapolsek melakukan penggeledahan dan mengamankan pelaku JR alias AH yang saat itu berada sedang duduk di rumah.

"Setelah menunjukan surat perintah didampingi RT dilakukan penggeledahan dan ditemukan BB 1 kotak obat gambar menara dibalut plastik hitam berisi kan 46 butir diduga pil ekstasi. Pil ekstasi ditemukan plafon WC rumah," ungkap Sasli.

Dijelaskan Sasli, pelaku telah lama menjadi target mereka, karena informasi yang diterima pihaknya pelaku kerap melalukan aktivitasnya dalam menggunakan dan mengedarkan narkotika.

Dikatakan Sasli jenis pil ekstasi tersebut terungkap setelah melalui uji laboratorium. Dimana selama ini jenis p-Fluorofenil Piperazin belum pernah ditemukan beredar di wilayah kecamatan Bangko.

"Ekstasi jenis ini adalah yang selama ini belum terungkap dan dianggap sebagai jenis baru," jelasnya.

Hari itu pihaknya juga melakukan pemusnahan terhadap barang bukti tersebut dengan cara diblender dengan campuran deterjen dan dibuang ke WC.

Adapun barang bukti pil ekstasi yang dimusnahkan berjumlah 17 butir dengan berat 5,82 gram. Sementara sebanyak 29 butir pil ekstasi dengan berat bersih 9,30 dikirim ke labfor Polda Riau untuk pemeriksaan labor, dan sisa dari Labfor untuk pembuktian perkara persidangan.

Dikatakan Sasli, pihaknya akan terus melakukan pengembangan peredaran obat jenis baru tersebut apakah ada pelaku lainnya dan dari mana obat tersebut didapatkan. "Kita akan lakukan penyelidikan terus sampai kita temukan bandar besar nya," tegas Sasli.

Dijelaskan Kapolsek, wilayah Bangko merupakan wilayah yang cukup rawan terhadap peredaran narkotika karena daerah yang berbatasan dengan laut yang memungkinkan banyaknya pintu masuk barang haram itu.

Oleh sebab itu, dia meminta kepada semua pihak lapisan masyarakat yang ada, untuk bekerjasama dengan jajaran Kepolisian untuk memusnahkan peredaran narkoba sampai tuntas. (tribunpekanbaru.com/ Teddy Tarigan)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved