Breaking News:

Warga Dumai Wajib Tahu Aturan PPKM Level 2, Masih Diterapkan hingga 18 Oktober 2021

Kota Dumai Riau masih menerapkan PPKM level 2. Warga Dumai wajib tahu aturan dan pedomannya

Penulis: Donny Kusuma Putra | Editor: Nurul Qomariah
Istimewa
Ilustrasi. Warga Dumai Riau wajib tahu aturan PPKM level 2 yang diterapkan hingga 18 Oktober 2021. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, DUMAI - Kota Dumai Riau masih menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 2. Warga Dumai wajib tahu aturan PPKM level 2.

Hal itu berdasarkan instruksi Mendagri Nomor 48 tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4, 3, 2 dan level 1 serta mengoptimalkan posko penanganan corona virus.

Sekretaris Satgas Covid-19 Kota Dumai, Amrizal Anara mengungkapkan, setelah ditetapkan bahwa PPKM berlanjut, Kota Dumai masuk ke level 2.

Untuk itu, Satgas Covid-19 telah mengeluarkan surat edaran nomor 10 tahun 2021 tentang pedoman PPKM level 2 bagi sektor pendidikan, pelaku usaha dan kegaitan masyarakat di Kota Dumai.

"Surat edaran tentang pedoman telah diteken Wali Kota Dumai dan telah disebar ke sektor pendidikan, perbank kan, pusat perbelanjaan dan sektor makan dan minum," katanya, Rabu (6/10/2021).

Ia menambahkan, pelaksanaan PPKM level 2 terhitung mulai 5 Oktober sampai dengan 18 Oktober 2021.

Berisi ketentuan untuk sektor pendidikan pelaksanaan pembelajaran di satuan pendidikan dapat dilakukan melalui pembelajaran tatap muka terbatas.

Atau pembelajaran jarak jauh berdasarkan Keputusan Bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan dan Menteri Dalam Negeri.

Kemudian, tambahnya, untuk sektor pendidikan wilayah yang berada dalam zona hijau dan zona kuning, melaksanakan kegiatan belajar mengajar sesuai dengan pengaturan teknis.

Diterangkannya, untuk SDLB, MILB, SMPLB, SMALB, dan MALB maksimal 62 persen sampai dengan 100 persen dengan menjaga jarak minimal 1,5 meter dan maksimal 5 peserta didik per kelas 2.

PAUD maksimal 33 persen dengan menjaga jarak minimal 1,5 meter.

Untuk pasar tradisional, pedagang kaki lima, toko kelontong, agen atau outlet voucher, barbershop atau pangkas rambut, laundry, pedagang asongan, pasar buah, bengkel, cucian kendaraan, dan lain-lain yang sejenis diizinkan buka dengan protokol kesehatan ketat.

Seperti memakai masker, mencuci tangan, handsanitizer, dan mengatur jarak dengan jam operasional maksimal sampai pukul 24.00 WIB.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved