Breaking News:

Edarkan Narkoba Jenis Baru Pakai Modus Ini, Oknum ASN di Pekanbaru Dibekuk BNN, Gaji Kurang Om?

Oknum ASN di Pekanbaru edarkan narkoba jenis baru, modusnya mengirimkan lewat ekspedisi. 15 kali lolos, aksinya terhenti setelah ditangkap BNN

Penulis: Dodi Vladimir | Editor: Nurul Qomariah
TRIBUNPEKANBARU.COM/DODI VLADIMIR
Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Riau, Brigjen Pol Robinson D.P Siregar saat memegang barang bukti narkotika jenis bromo dimetoksifenil 2-cb saat ekspos di Kantor BNNP Riau, Rabu (6/10/2021). BNN Provinsi Riau membekuk seorang oknum ASN di lingkungan Pemko Pekanbaru. (www.tribunpekanbaru.com / Doddy Vladimir) 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Oknum ASN di Pekanbaru edarkan narkoba jenis baru dengan modus mengirimkan lewat ekspedisi. 15 kali lolos, aksinya akhirnya terhenti setelah ditangkap BNN.

Badan Narkotika Nasional atau BNN Provinsi Riau membekuk seorang oknum Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru.

Tersangka dibekuk oleh petugas setelah kedapatan membawa narkotika jenis baru di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru.

Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Riau, Brigjen Pol Robinson D.P Siregar saat memegang barang bukti narkotika jenis bromo dimetoksifenil  2-cb saat ekspos di Kantor BNNP Riau, Rabu (6/10/2021). BNN Provinsi Riau membekuk seorang oknum ASN di lingkungan Pemko Pekanbaru. (www.tribunpekanbaru.com / Doddy Vladimir)
Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Riau, Brigjen Pol Robinson D.P Siregar saat memegang barang bukti narkotika jenis bromo dimetoksifenil 2-cb saat ekspos di Kantor BNNP Riau, Rabu (6/10/2021). BNN Provinsi Riau membekuk seorang oknum ASN di lingkungan Pemko Pekanbaru. (www.tribunpekanbaru.com / Doddy Vladimir) (TRIBUNPEKANBARU.COM/DODI VLADIMIR)

Penangkapan tersangka SS seorang wanita yang merupakan Aparatur Sipil Negara atau ASN ini, berawal dari petugas Avsec Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru yang mendapati barang yang diduga narkotika yang dikirim melalui jasa ekspedisi.

Setelah dilakukan pemeriksaan didapati narkotika jenis bromo dimetoksifenil 2-cb atau lsd dengan jumlah sembilan bloter.

Dari hasil temuan tersebut, petugas Avsec kemudian melakukan koordinasi dengan BNNP Riau dan melakukan penggeledahan di rumah kos tersangka.

Petugas kemudian mengamankan narkotika 46 bloter lsd, total ada 113 bloter lsd yang disita oleh petugas BNNP Riau.

Dari hasil pemeriksaan tersangka mengedarkan narkotika melalui media sosial dan tersangka sudah mengirimkan narkotika sebanyak 15 kali ke beberapa daerah di Indonesia.

Modus tersangka dalam mengirim barang narkotika dengan cara menyelipkan ke dalam buku dan dikirim melalui paket.

Bandara SSK II Pekanbaru Belum Layani PCR Test dan Rapid Test Antigen, Apa Itu Rapid Test Antigen? Foto: Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru atau Bandara SSK II Pekanbaru
Bandara SSK II Pekanbaru ( Tribun Pekanbaru)

Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Riau, Brigjen Pol Robinson D.P Siregar mengatakan ASN di Riau sudah sering mengedarkan narkoba jenis baru tersebut.

"Dari hasil keterangan pelaku, ia sudah 15 kali mengedarkan barang haram tersebut dan menjualnya dengan harga Rp 100 ribu," ujar Brigjen Pol Robinson kepada wartawan, Rabu (6/10/2021).

Tersangka saat ini ditahan di lapas perempuan kelas dua a pekanbaru.

Tersangka dijerat pasal 114 undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara.

( Tribunpekanbaru.com / Doddy Vladimir )

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved