Breaking News:

DPRD Pekanbaru

Tahun Depan, DPRD Pekanbaru Minta Pemko Siapkan Anggaran Banjir dan Sampah, Jangan Cuma Covid-19

DPRD Pekanbaru terus mendorong Pemko Pekanbaru, untuk menyelesaikan penanganan Covid-19, termasuk banjir dan sampah.

Penulis: Syafruddin Mirohi | Editor: Ariestia
Tribun Pekanbaru/Fernando Sikumbang
DPRD Pekanbaru terus mendorong Pemko Pekanbaru, untuk menyelesaikan penanganan Covid-19, termasuk banjir dan sampah. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - DPRD Pekanbaru terus mendorong Pemko Pekanbaru, untuk menyelesaikan penanganan Covid-19. Termasuk juga menyiapkan anggarannya, di tahun 2022 mendatang.

Namun tentunya tidak mengenyampingkan pos anggaran lainya.

Terutama anggaran untuk kegiatan di masyarakat.

Seperti halnya penanganan banjir, pembangunan infrastruktur, kesehatan, pendidikan dan lainnya.

Anggota Banggar DPRD Pekanbaru Ruslan Tarigan SPd MH mengatakan, bahwa untuk penanganan Covid-19, anggarannya sudah pasti nomor satu.

"Tapi itu tadi, jangan fokus itu aja anggarannya. Sebab, bidang lainnya harus diperhatikan juga. Apalagi di tahun 2021 ini, boleh dikatakan minim," kata Ruslan Tarigan, Kamis (7/10/2021) kepada Tribunpekanbaru.com.

Ruslan menilai banjir, sampah, pendidikan hingga infrastruktur merupakan hal yang paling penting, untuk tetap diprioritaskan anggarannya di APBD 2022. Terutama penanganan banjir.

Sebab, masyarakat banyak mengeluhkan persoalan banjir yang terjadi di Kota Pekanbaru. Ditambah, banjir juga mengganggu dan menghambat roda perekonomian.

"Kami ingatkan, untuk anggaran banjir tahun 2022 jangan hanya sekadarnya saja. Apalagi selama ini Kota Pekanbaru menjadi langganan banjir. Kalau tahu 2021 Rp 13 miliar, tahun 2022 harus berlipat-lipat lagi," pintanya.

Tidak hanya banjir, Politisi PDI-P juga menyorot persoalan sampah. Pemko Pekanbaru harus lebih baik lagi mengelolanya. Apalagi, kini retribusi sampah sudah mulai ditangani langsung DLHK Pekanbaru.

Karena diketahui, pengelolaan sampah di Kota Pekanbaru menggandeng pihak ketiga.

"Kita bisa melihat penanganan sampah ini masih menjadi persoalan. Buktinya, kita tak lagi mendapat Piala Adipura. Makanya ke depan, penanganan sampah yang sudah memakai APBD hingga Rp 45 miliar tahun 2021 ini, jangan seperti sekarang," harapnya. (Tribunpekanbaru.com/Syafruddin Mirohi).  

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved