Breaking News:

Video Berita

Video: Jalan Bencah Kelubi Kampar Rusak Parah Banyak Makan Korban, Truk ODOL Dituding Jadi Penyebab

Amri mengungkapkan, jalan rusak tak jarang menyebabkan kecelakaan lalu lintas. Terutama kendaraan roda dua yang tergelincir dan terperosok

Penulis: Fernando Sihombing | Editor: aidil wardi

TRIBUNPEKANBARU.COM, KAMPAR - Kerusakan Jalan Bencah Kelubi-Kota Batak di Desa Bencah Kelubi Kecamatan Tapung kian parah. Truk Over Dimension Over Loading (ODOL) ditunding jadi penyebab.

Seorang warga Bencah Kelubi, Khairil Amri mengungkapkan, kerusakan jalan sudah dimulai sejak dua tahun belakangan. Kini, banyak lubang menganga.

"Kerusakan jalan ada sekitar 5 kilometer. Ada jalan yang mulai pecah-pecah, sampai lubang yang lumayan besar," kata Amri kepada Tribunpekanbaru.com, Kamis (7/10/2021).

Menurut Khairil, jalan kabupaten yang menghubungkan beberapa desa di Kecamatan Tapung itu menjadi biang debu saat kemarau. Saat musim hujan, jalan menjadi becek berlumpur.

Amri mengungkapkan, jalan rusak tak jarang menyebabkan kecelakaan lalu lintas. Terutama kendaraan roda dua yang tergelincir dan roda terperosok ke jalan berlubang.

Menurut Amri, jalan tersebut sangat berguna bagi masyarakat. Jalan tersebut selain sebagai akses ke Kecamatan Tapung Hilir menuju Sumatera Utara, juga menjadi akses menuju Pekanbaru.

Amri mengatakan, laju kerusakan jalan dimulai sejak Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT. Kencana Agro Persada (KAP) beroperasi di desa itu. Truk pengangkut Tandan Buah Segar (TBS) bertonase berat dan tangki pengangkut Crude Palm Oil (CPO) hilir mudik di jalan tersebut.

Menurut dia, tonase kendaraan melebihi ambang atas bobot beban jalan yang berklasifikasi kelas dua tersebut. "Puluhan truk yang over kapasitas melintasi jalan ini setiap hari. Truk TBS itu bisa sampai 33 ton. Bayangkan jalan kabupaten dilewati kendaraan seberat itu," katanya.

Amri mengatakan, masyarakat kecewa dengan pemerintah yang tak kunjung merespon persoalan ini. Padahal, jalan rusak ini sudah beberapa kali dipersoalkan.

"Jalan ini harus diperbaiki. Dengan catatan, truk over kapasitas ditertibkan. Maksimal yang bisa lewat colt diesel," kata Amri. (Tribunpekanbaru.com / Fernando Sihombing)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved