Breaking News:

Jam dan Jadwal Pembelajaran Tatap Muka Terbatas di Pelalawan Ditambah, Disdikbud Ingatkan Prokes

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pelalawan Riau mulai meningkatkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sekolah mulai pekan depan.

Penulis: johanes | Editor: Ariestia
Tribun Pekanbaru/Johannes Tanjung
Pelaksanaan PTM terbatas di SMPN 1 Pangkalan Kerinci. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pelalawan Riau mulai meningkatkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sekolah mulai pekan depan.

Hal ini sesuai dengan hasil rapat Satuan Tugas (Satgas) Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) pada Selasa (5/10/2021) lalu.

Menurut Pelaksana tugas (Plt) Kepala Disdikbud Pelalawan, Abu Bakar FE, penerapan PTM terbatas masih berpedoman pada Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 2 yang diterapkan di Pelalawan.

Sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri), proses PTM di sekolah-sekolah masih 50 persen maksimal dari segi jumlah dan kapasitas ruangan, termasuk rumah ibadah dan aktivitas masyarakat lainnya.

"Tapi ada penambahan waktu dan jam belajar di sekolah mulai pekan depan. Jumlah siswa tetap 50 persen sesuai PPKM level 2," kata Abu Bakar kepada tribunpekanbaru.com, Jumat (8/10/2021).

Abu Bakar merincikan, penambahan yang dimaksud yakni waktu belajar yang sebelumnya hanya 30 menit satu jam pelajaran, ditambah menjadi 35 menit.

Kemudian siswa yang awalnya cuma masuk sekolah dua kali seminggu, ditambah menjadi tiga kali seminggu.

Termasuk penambahan lainnya dalam proses belajar mengajar di masa pandemi Covid-19.

Kepala Satpol PP dan Damkar Pelalawan ini mengingatkan kepada seluruh sekolah untuk tetap menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) secara ketat.

Seperti yang telah dijalankan selama dua bulan terakhir ini sejak PTM terbatas di berlakukan.

Prokes yang ketat ini terbukti memutus mata rantai penularan virus corona di lingkungan sekolah.

"Terbukti selama ini belum ada siswa atau guru yang terinfeksi Covid-19 selama belajar. Klaster corona juga tidak ada muncul," tukas Abu Bakar.

Disdikbud telah mengeluarkan Petunjuk Teknis (Juknis) pelaksana PTM terbatas ini dan telah diberikan kepada seluruh sekolah yang berada dibawah naungan Pemkab Pelalawan.

Mulai dari Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). (Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung).

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved