Breaking News:

UPDATE Bom Bunuh Diri di Masjid Afghanistan, 100 Jamaah Tewas, 200 Orang Luka-luka

Belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas Bom bunuh diri di Afganistan, yang terjadi di kota Kunduz, ibu kota Provinsi Kunduz.

Editor: Muhammad Ridho
facebook
Bom Bunuh Meledak saat Sholat Jumat di Masjid, Sekitar 100 Jemaah Meninggal. Suasana pascaledakan bom bunuh diri di masjid di Kunduz Afghanistan Jumat 8 Oktober 2021 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Bom bunuh diri di Afganistan meledak saat Sholat Jumat tepatnya di Masjid Gozar-e-Sayed Abad, Kunduz, Afghanistan, Jumat 8 Oktober 2021 sekitar pukul 13:30 waktu setempat (0900 GMT).

Radio lokal Salam Afghanistan, menginformasikan sekitar 100 jamaah tewas dan lebih dari 200 lainnya terluka dalam ledakan itu.

Ini adalah ledakan mematikan pertama di masjid komunitas Syiah di Provinsi Kunduz sejak Taliban berkuasa pada Agustus. 

Saksi Ali Reza mengatakan kepada The Associated Press (AP) sedang berdoa pada saat ledakan dan melaporkan melihat banyak korban.

Foto dan video dari tempat kejadian menunjukkan penyelamat membawa tubuh terbungkus selimut dari masjid ke ambulans.

Tangga di pintu masuk masjid berlumuran darah.

Menurut AFP, sebuah rumah sakit di kota Kunduz Afghanistan menerima jasad sedikitnya 15 orang yang tewas dalam serangan masjid Jumat, kata sumber Doctors Without Borders (MSF).

"Kami telah menerima lebih dari 90 pasien luka-luka dan lebih dari 15 mayat, tetapi jumlahnya akan berubah. Kami masih menerima lebih banyak orang," kata pekerja rumah sakit yang tidak mau disebutkan namanya itu.

Seorang dokter di Rumah Sakit Pusat Kunduz, yang tidak mau disebutkan namanya, mengatakan, "Sejauh ini kami telah menerima 35 mayat dan lebih dari 50 orang terluka di rumah sakit kami."

Dost Mohammad Obaida, Wakil Kepala Polisi Provinsi Kunduz, mengatakan bahwa "sebagian besar dari korban  tewas."

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved