Breaking News:

Video Berita

VIDEO: Asyik Main HP di Depan Ruko, Seorang Bocah di Tembilahan Dijambret, Aksinya Terekam CCTV

Aksi penjambretan yang terjadi di depan ruko (gedung) agen telur ini pun terekam oleh kamera pengawas (CCTV) milik gedung agen telur

Penulis: T. Muhammad Fadhli | Editor: didik ahmadi

TRIBUNPEKANBARU.COM, TEMBILAHAN-– Seorang anak berusia 5 tahun menjadi korban penjambretan di depan ruko Jalan Suntung Ardi Tembilahan, Rabu (6/10/21) siang.

Aksi penjambretan yang terjadi di depan ruko (gedung) agen telur ini pun terekam oleh kamera pengawas (CCTV) milik gedung agen telur dan gedung lainnya yang berada di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Dalam rekaman berdurasi 1 menit 43 detik tersebut terlihat pelaku merampas handphone (HP) yang sedang dipegang oleh seorang bocah yang sedang duduk di atas sepeda motor di parkiran ruko.

lokasi ruko yang berada tidak jauh dari Mapolres Inhil ini memang berada persis di pinggir Jalan Suntung Ardi sehingga memudahkan bagi pelaku untuk mengintai dan melancarkan aksinya.

Sang bocah yang sedang asyik memainkan HP tidak mengetahui keberadaan pelaku yang datang dari arah belakang dan merampas HP tersebut.

Pelaku pun langsung dengan sigap meninggalkan sang bocah yang kemudian sontak berteriak dan tampak kebingunan dengan kejadian yang menimpanya.

Menurut paman korban, terduga pelaku yang menggunakan celana pendek tersebut memang sempat terlihat mondar mandir menggunakan sepeda motor di depan ruko agen telur.

“Mungkin melihat situasi. Saat semua orang sibuk jualan, pelaku langsung beraksi merampas HP dari tangan keponakan saya dan langsung kabur," ungkap Temmy melalui keterangan tertulisnya kepada awak media, Kamis (7/10/21) sore.

Temmy menambahkan, terduga pelaku memang sempat dikejar warga, namun kehilangan jejak setelah pelaku dengan sigap melaju dengan sepeda motornya.

“Kami sudah melapor ke pihak Polres Inhil. Kami berharap pelaku segera ditangkap dan dihukum agar tidak ada lagi korban selanjutnya,” harap Temmy.

Sementara itu terpisah, Kasat Reskrim Polres Inhil, AKP Amru Abdullah, mengaku pihaknya belum menerima laporan resmi dari korban sampai saat ini.

( Tribunpekanbaru.com /T. Muhammad Fadhli).

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved