Breaking News:

Video Berita

VIDEO: Rakorteknas 2021 Bahas Optimalisasi Pendapatan Daerah Dimasa Pandemi

Ada perwakilan dari bapenda yang berasal dari 380 daerah datang ke rakornas ini. 200 daerah sudah memastikan diri hadir dalam Rakorteknas di Novotel

Penulis: Fernando | Editor: David Tobing

TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU - Perwakilan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dari sejumlah daerah di nusantara menggelar rapat kordinasi di Kota Pekanbaru, Jumat (7/10/2021).

Mereka menggelar pertemuan dalam Rakorteknas Pengelolaan Pendapatan Daerah tahun 2021.

Rakorteknas ini yang kedua kalinya digelar di Kota Pekanbaru. Kegiatan serupa juga bergulir di Kota Pekanbaru pada tahun 2019 silam.

Ada perwakilan dari bapenda yang berasal dari 380 daerah datang ke rakornas ini. 200 daerah sudah memastikan diri hadir dalam Rakorteknas di Novotel Pekanbaru.

"Mereka tidak cuma mengikuti kegiatan secara langsung, ada juga yang secara online sebanyak 500 daerah," terang Kepala Bapenda Kota Pekanbaru, Zulhelmi Arifin kepada Tribunpekanbaru.com.

Menurutnya, iven nasional ini bergulir seiring penurunan kasus covid-19. Apalagi Kota Pekanbaru sudah masuk dalam PPKM level 2.

Zulhelmi mengatakan bahwa ada sejumlah bahasan dalam rakorteknas pendapatan daerah tahun ini. Satu di antaranya tentang mengoptimalkan Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) terkait pengelolaan keuangan.

Mereka bakal membahas tentang pengeluaran tetapi juga membahas optimalisasi pendapatan daerah di masa pandemi. Pemerintah daerah berupaya mengoptimalkan pendapatan dari sektor pajak daerah.

Para peserta rakoteknas juga bakal membahas Indang-Undang Hubungan Keuangan dan Pemerintah Daerah atau HPKD.

Adanya regulasi ini memungkinkan penerimaan daerah bisa dilaksankan secara langsung.

Rakoteknas ini nantinya memberi berkontribusi dalam UU HPKD. Mantan Camat Rumbai ini mengatakan rakorteknas ini juga mendorong PPB P3 yakni Pertambangan, Perhutanan dan Perkebunnan nantinya menjadi pajak yang dikelola pemerintah daerah.

Rakorteknas ini juga membahas transaksi digital daerah dann Smart Tax Pekanbaru. Aplikasi tersebut memungkinkan wajib pajak mendaftar, melaporkan, membayar pajak hingga mengunggah bukti pembayaran.

Smart Tax ini melayani pembayaran 11 objek pajak daerah saat ini. Mereka bisa mengisi form dan melaporkan serta membayar secara online.

(Tribunpekanbaru.com/Fernando Sikumbang)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved