Breaking News:

Video Berita

VIDEO: Terinspirasi dari Bentuk Rumah Adat, Guru Komite Ini Ciptakan Tanjak Khas Kampar

Liza menjelaskan perbedaan Tanjak yang dibuatnya dengan yang biasa dijumpai. Perbedaan paling mencolok adalah pada puncak yang berbentuk runcing.

Penulis: Fernando Sihombing | Editor: David Tobing

TRIBUNPEKANBARU.COM, KAMPAR - Guru keterampilan di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Bangkinang membuat model berbeda dari Tanjak. Ia menamainya Tanjak Rumah Lontiok khas Kampar.

Namanya Lizawati. Bidang pelajaran yang diajarkannya berbuah hasil karya cipta. Ia berinovasi memacu kreativitas anak didiknya yang berkebutuhan khusus.

Liza, sapaan akrabnya, sepekan terakhir ini merancang Tanjak model baru. Sebuah karya yang sudah dipikirkannya sejak lama.

"Sudah lama terpikir. Tapi baru sekarang bisa membuatnya," ujarnya kepada Tribunpekanbaru.com ketika ditemui di Ruang Kelas Keterampilan SLBN Bangkinang, Jumat (8/10/2021) pagi.

Setahu Liza, Kampar selama ini belum memiliki Tanjak khasnya yang berbentuk Rumah Lontiok. Ini yang mendorongnya membuat tutup kepala khas Melayu yang lebih bernuansa Kampar.

Saat ditemui, Liza sedang menjahit tangan Tanjak buatannya yang akan selesai.

Di pengerjaan awal membuat pola, ia menggunakan mesin jahit. Lalu membuat pengaturan diameter sesuai ukuran kepala dengan jahitan tangan.

Ia bisa menyelesaikan satu buah Tanjak yang berbahan Kain Songket hanya dalam waktu setengah jam.

Rencana Liza, Tanjak yang sedang dikerjakan ini untuk dipersembahkan kepada Gubernur Riau dan Bupati Kampar.

Komunitas Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) Mandiri di Bangkinang di bawah binaan SLBN Bangkinang menerima undangan dalam acara di Panti Asuhan Putra Muhammadyah Bangkinang yang akan dihadiri Gubernur, Jumat (8/10) sore.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved