Breaking News:

Dicueki? Tak Satupun Kabupaten Kota di Riau Kirim Data Anak Yatim Piatu Akibat Covid-19 ke Dinsos

Tak ada satupun kabupaten dan kota kirim data anak yatim piatu terdampak Covid-19, Dinsos Riau dicueki?

Penulis: Syaiful Misgio | Editor: Nurul Qomariah
CDC
Ilustrasi Covid-19. Tak satupun kabupaten dan kota kirim data anak yatim piatu akibat Covid-19, Dinsos Riau dicueki? 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Tak ada satupun kabupaten dan kota kirim data anak yatim piatu yang orangtuanya meninggal akibat Covid-19, Dinsos Riau dicueki?

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Riau meminta kepada kabupaten kota di Riau agar segera menyampaikan data jumlah anak yatim di Riau yang terdampak Covid-19.

Sebab hingga saat ini Pemprov Riau belum memiliki data anak yatim piatu yang terdampak Covid-19.

Pasalnya, untuk pendataan anak yatim piatu terdampak Covid-19 dilakukan oleh kabupaten/kota, sesuai permintaan Kementerian Sosial (Kemensos) RI.

Sedangkan Pemprov Riau hanya diberi tembusan saja.

"Untuk pendataan anak yatim piatu terdampak Covid-19 di Riau, sesuai Surat Menteri Sosial itu disampaikan langsung kepada bupati/walikota, dan kita provinsi hanya diberi tembusan," kata Kepala Dinas Sosial Riau, Tengku Zul Efendi, Minggu (10/10/2021).

Pihaknya mengaku telah menyurati kabupaten/kota se-Riau untuk segera mengirim tembusan data anak yatim piatu akibat terdampak Covid-19 ke provinsi.

"Pak Gubernur sudah minta kita menyurati kepada bupati/walikota untuk menegaskan surat permintaan Mensos, agar data anak yatim piatu itu segera dikirim ke pemerintah pusat dan provinsi harus diberi tembusannya," ucapnya.

Meski sudah disurati, namun kabupaten kota di Riau masih mengabaikan surat dari Dinsos Riau tersebut dan belum ada satu pun kabupaten kota di Riau yang mengirimkan tembusan data anak yatim piatu di Riau ke Dinsos Riau.

"Namun belum semua kabupaten/kota mengirim tembusan data anak yatim piatu ke Dinsos Riau. Baru beberapa daerah saja, seperti Kabupaten Siak," ujarnya.

Tengku Zul lantas menjadikan alasan tersebut menjadi penyebab pihaknya belum mengetahui total keseluruhan anak yatim piatu yang orang tuanya meninggal akibat Covid-19.

"Karena belum semua kabupaten/kota mengirim tembusan data ke Pemprov Riau. Kalau belum semua mengirim, tentu belum bisa kita rekab totalnya," ujarnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved