Breaking News:

Jenderal TNI Dicopot dari Jabatan, Usai Kirim Surat Keberatan ke Kapolri

Brigjen Junior Tumilaar dicopot dari jabatannya usai mengirimkan surat kepada Kapolri

Penulis: Firmauli Sihaloho | Editor: Rinal Maradjo
kompas.com
Brigjen Junior Tumilaar 

TRIBUNPEKANBARU.COM, JAKARTA - Brigjen Junior Tumilaar yang bertugas sebagai Inspektur Kodam XIII/Merdeka dicopot dari jabatannya.

Kini dimutasi menjadi staf khusus Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD).

Sanksi bebas tugas Junior sebagai Inspektur Kodam XIII/Merdeka tertuang lewat surat yang dikeluarkan KSAD pada Jumat (8/10).

"KSAD pada 8 Oktober 2021 telah mengeluarkan Surat Perintah Pembebasan dari Tugas dan Tanggung Jawab Jabatan Brigjen TNI JT sebagai Inspektur Kodam XIII Merdeka untuk kemudian ditempatkan sebagai Staf Khusus Kasad," ujar Komandan Pusat Polisi Militer AD Letjen TNI Chandra W. Sukotjo dalam keterangannya, Sabtu (9/10).

Sebelumnya, pada pertengahan bulan September lalu, Brigjen Junior Tumilaar menulis surat dalam secarik kertas dengan tulisan tangan yang ditujukan kepada Kapolri Jenderal Sulistiyo.

Surat itu beredar viral di media sosial.

Surat itu sendiri ditulis pada 15 September 2021.

Isinya, perihal surat panggilan Polri kepada Bintara Pembina Desa (Babinsa) dan penangkapan rakyat miskin buta huruf oleh anggota Kepolisian Resor Kota Manado.

Surat itu dibuat karena Junior Tumilaar telah mendatangi Kepolisian Daerah Sulawesi Utara dan juga telah dikomunikasikan jalur Forkompimda, tapi tidak diindahkan.

Junior memberitahukan dan memohon agar Babinsa jangan dibuat surat panggilan Polri.

Dia menyebutkan, para Babinsa itu bagian dari sistem pertahanan negara di darat.

Para Babinsa diajari untuk tidak sekali-kali menakuti dan menyakiti hati rakyat, bahkan wajib mengatasi kesulitan rakyat sekelilingnya.

Dalam suratnya itu, juga diberitahukan kepada Kapolri, ada rakyat bernama Ari Tahiru, rakyat miskin dan buta huruf berumur 67 tahun ditangkap dan ditahan karena laporan dari PT Ciputra Internasional.

Ari Tahiru disebutkan pemilik tanah warisan yang dirampas atau diduduki PT Ciputra Internasional.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved