Breaking News:

Menang Dramatis, Tyson Fury Tersungkur Dua Kali Sebelum Membuat Wilder Tak Bangun Lagi

Fury harus bangkit dua kali tetapi melewati badai dan secara bertahap membuat Wilder jatuh.

Getty Images
Fury tersungkur saat bertarung dengan Wilder 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Tyson Fury dari Inggris mempertahankan gelar juara  kelas berat WBC saat melawan Deontay Wilder setelah tersungkur ke kanvas dua kali di Las Vegas, Sabtu (9/10/2021) malam.

Deontay Wilder jatuh untuk kesekian kalinya dan tak bangun lagi ronde ke-11.

Pertarungan berlangsung sengit, kedua petarung jatuh bangun untuk kembali menantang lawannya.

Wilder mendarat lebih dulu di akhir ronde ketiga.

Namun, petinju tangguh itu membalikkan pertarungan trilogi ini di ronde keempat.

Dilansir dari Aljazeera, Fury jatuh terkena pukulan Wilder dan harus bangkit dua kali.

Tak lama setelah itu Fury membalas dengan uppercut telak dan menjatuhkan Wilder di menit ke-10.

Fury akhirnya mengakhiri pertarungan di ronde ke-11 setelah menyapu Wilder.

"Itu pertarungan yang hebat," kata Fury.

Wilder tumbang saat pukulan telak Fury mendarat di rahangnya
Wilder tumbang saat pukulan telak Fury mendarat di rahangnya (Getty Images)

“Itu layak untuk trilogi apa pun dalam sejarah olahraga. Dia (Wilder) petarung top, dan dia memberi saya [tes] nyata malam ini.

“Jangan pernah meragukan saya ketika chip sedang turun. Saya selalu bisa mengantarkan.” kata Fury.

Pertarungan itu merupakan kekalahan lain bagi Wilder, tetapi validasi dari ketangguhan mengesankan mantan atlet Olimpiade AS itu, serta tekadnya untuk mendapatkan pertarungan ketiga ini bahkan setelah pertemuan kedua mereka yang berat sebelah.

Tahun lalu, Wilder menangani kekalahan pertamanya sejak Olimpiade Beijing 2008 dengan cara yang aneh.

Dia memecat Mark Breland, pelatih lamanya yang menyerah, lalu menuduhnya memuntahkan botol airnya dengan pelemas otot.

Wilder juga mengklaim Fury memiliki sarung tangan ilegal, di antara serangkaian klaim yang dibuat-buat yang membuat Fury mengejek Wilder karena kurangnya profesionalisme.

“Saya mengalahkannya tiga kali,” kata Fury setelah final.

“Saya mencoba menunjukkan rasa hormat kepadanya, dan dia tidak akan mengembalikannya.” ujar Fury.( Tribunpekanbaru.com)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved