Breaking News:

Update Covid-19 Riau, Komunitas Adat Terpencil di Daerah Pesisir Pelalawan Akan Segera Divaksin

Satuan Tugas (Satgas) Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Kabupaten Pelalawan Riau menggesa program vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat.

Penulis: johanes | Editor: Ilham Yafiz
Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung
Vaksinasi massal digelar di aula kantor Camat Pangkalan Kerinci beberapa waktu lalu, yang dilaksanakan pemerintah kecamatan, Puskesmas Kerinci II 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI- Satuan Tugas (Satgas) Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Kabupaten Pelalawan Riau menggesa program vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat. Termasuk kepada warga yang tinggal di daerah yang terpencil dan pesisir.

Diantaranya program vaksin kepada Komunitas Adat Terpencil (KAT) yang ada di wilayah kepulauan dan pesisir seperti di Kecamatan Kuala Kampar dan Teluk Meranti. Sejak dulu ada komunitas warga yang tergabung dalam KAT seperti masyarakat yang tinggal di rakit atau Suku Rakit serta beberapa komunitas lainnya.

"Kita telah memasukan ke dalam program vaksinasi untuk menyasar masyarakat KAT yang ada di Kuala Kampar dan Teluk Meranti," bebe juru bicara Satgas Covid-19 Pelalawan, Asril M.Kes, kepada tribunpekanbaru.com, Minggu (10/10/2021). 

Menurut Asril, jadwal vaksinasi akan menyesuaikan dengan jadwal kunjungan kepala daerah ke daerah tersebut, mengingat jaraknya cukup jauh dan harus meluangkan waktu beberapa hari. Hal itu akan dikoordinasikan dengan instansi lainnya yang memiliki agenda kegiatan di wilayah Kuala Kampar dan Teluk Meranti.

"Kita juga harus siapkan stok vaksin dan petugas vaksinator tambahan sebelum menetapkan jadwal vaksinasi kepada masyarakat KAT," tambahnya. 

Dari data yang dimiliki Satgas Covid-19 Pelalawan, sebanyak 78.504 warga Pelalawan telah menerima vaksin dosis pertama. Sedangkan 44.554 diantaranya telah menerima dosis kedua atau sudah menuntaskan vaksinasi seperti yang dianjurkan pemerintah. Secara keseluruhan capaian vaksinasi sebanyak 46 persen dengan ditambah dari beberapa perusahaan swasta yang telah vaksin.

Ia menerangkan, saat ini stok vaksin yang ada di Dinas Kesehatan (Diskes) dan seluruh Puskesmas cukup minim. Meski stok menipis, program vaksinasi ke masyarakat terbantu dengan vaksinasi massal yang digelar oleh organisasi kemasyarakatan, institusi pemerintah, instansi penegak hukum, serta perusahaan-perusahaan swasta. Pasalnya, vaksin yang digunakan dalam kegiatan vaksinasi itu diadakan sendiri tanpa mengurangi stok yang ada di Satgas.

"Stok kita kebanyakan untuk dosis kedua. Dari organisasi serta instansi lain ini, mereka usahakan sendiri. Jujur, ini sangat membantu," terang Asril.

(Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved