Breaking News:

Banding KPK Dikabulkan, Vonis Kasus Korupsi Mantan Wali Kota Dumai Zul AS Jadi 5 Tahun Penjara

Pengadilan Tinggi Pekanbaru mengabulkan permohonan banding JPU KPK terkait vonis kepada mantan Wali Kota Dumai, Zul AS.

Penulis: Rizky Armanda | Editor: CandraDani
Tribunnews/Jeprima
Wali Kota Dumai periode 2016-2021, Zulkifli Adnan Singkah ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) usai menjalani pemeriksaan oleh tim penyidik di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (17/11/2020). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU-Majelis hakim Pengadilan Tinggi (PT) Pekanbaru, mengabulkan permohonan banding Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), terkait dengan perkara yang menjerat Wali Kota Dumai, Zulkifli Adnan Singkah atau Zul AS.

Adapun perkara yang menjerat Zul AS, adalah suap pengurusan Dana Alokasi Khusus (DAK) Kota Dumai dalam APBNP 2017 dan APBN 2018 serta gratifikasi.

Putusan banding PT Pekanbaru ini pun menguatkan tuntutan dari JPU KPK sebelumnya terhadap Zul AS.

Dimana JPU KPK menuntut Zul AS dengan pidana penjara selama 5 tahun dan pidana denda Rp250 juta subsider 3 bulan kurungan.

Tidak hanya itu, Zulkifli AS juga dituntut membayar uang pengganti kerugian negara sebesar Rp3.848.427.906. Dari jumlah itu, dia telah menyetor ke rekening KPK sebanyak Rp250 juta.

Jika tidak membayar uang pengganti dalam waktu satu bulan setelah putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap maka harta benda milik Zulkifli AS disita untuk mengganti kerugian negara.

Jika tidak diganti kurungan selama 1 tahun.

Selain itu, jaksa KPK juga mencabut hak politik Zulkifli AS untuk dipilih dalam jabatan publik selama 5 tahun.

Namun oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Pada Pengadilan Negeri Pekanbaru yang mengadili perkara ini sebelumnya, Zul AS divonis 2,5 penjara, dan membayar denda Rp250 juta atau subsider 2 bulan kurungan badan. Lalu hak politiknya untuk dipilih dalam jabatan publik dicabut selama 2 tahun sejak selesai menjalankan pidana.

Majelis hakim Pengadilan Tipikor Pada Pengadilan Negeri Pekanbaru tidak membebankan Zulkifli AS untuk membayar uang pengganti kerugian negara.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved