Breaking News:

Ngeri, Preman Minta Biaya Parkir Mobil Sampai Rp 150 Ribu, Akhirnya 3 Pelaku Ditangkap

Pelaku awalnya mempersilakan bus untuk parkir di lahan milik perorangan lalu mereka menyodorkan selembar tiket parkir dengan biaya Rp 150.000.

Editor: CandraDani
Tangkapan layar Instagram
Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan seorang pengunjung mengeluhkan harga parkir bus yang mencapai Rp 150.000 di kawasan wisata Farmhouse, Lembang, Jawa Barat, Minggu (10/10/2021). 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Viral di Media Sosial sebuah video yang memperlihatkan seorang pengunjung mengeluhkan harga parkir bus yang mencapai Rp 150.000 di kawasan wisata Farmhouse dan The Great Asia Afrika, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Minggu (10/10/2021).

Video itu diunggah sejumlah akun Instagram di antaranya @andreli48 dan @Infobandung.

"Masih ada beberapa parkiran di kawasan farmhouse Lembang dengan tarif Rp 150.000.

Kanit Intel Polsek Lembang Iptu Dindin Sofian mengatakan, setelah video itu viral, polisi melakukan penelusuran dan menangkap tiga pelaku parkir liar.

Saat ini, ketiganya sudah diamankan dan sedang dimintai keterangan.

Baca juga: Pedagang Dianiaya Preman tapi Jadi Tersangka, Rekan Pedagang Sebut Polisi Bodoh & Paok

Baca juga: Dipolisikan Preman Yang Memerasnya, Pedagang Sayur Ini Jadi Tersangka, Publik Pun Bingung

"Jadi kronologinya melihat berita dari medsos ada video dari warga bahwa ada pungli tarif kendaraan di kawasan wisata Farmhouse. Selanjutnya dari pihak melakukan penyidikan dan (pelaku) sudah diamankan dimintai keterangan termasuk yang mengunggah video tersebut," ujar Dindin, saat dihubungi, Senin (11/10/2021).

Dari hasil pemeriksaan, pelaku awalnya mempersilakan bus untuk parkir di lahan milik perorangan.

Pelaku kemudian menyodorkan selembar tiket parkir dengan biaya Rp 150.000.

"Alasannya (pelaku) itu uang untuk menjaga keamanan. Kemudian yang menggunggah video itu keberatan. Tiket parkirnya juga bukan milik pemda," ujarnya.

Saat ini, jajaran Polsek Lembang sedang berkoordinasi dengan aparat kewilayahan setempat agar insiden serupa tak terulang.

Sementara itu Corporate Secretary & PR Perisai Group ( pengelola wisata The Great Asia Afrika & Farmhouse) Intania Setiati mengatakan, pungutan parkir tersebut berada di luar zona pengelolaan wisata Farmhouse maupun The Great Asia Afrika.

Ia menyayangkan kejadian tersebut dan mengimbau para wisatawan agar lebih hati-hati jika menemukan hal serupa.

"Sebetulnya di Farmhouse dan The Great Asia Afrika sudah menyediakan lahan parkir sebanyak tiga titik yang cukup luas. Harga parkirnya untuk bus Rp 25.000 per dua jam pertama dan Rp 5.000 untuk satu jam berikutnya. Jadi kalau mau berjam-jam juga harganya enggak akan Rp 150.000," tutur Intan saat dihubungi lewat telepon seluler.

Baca juga: Preman Laporkan Penjual Sayur Langsung jadi Tersangka, Soal Pemalakan Preman Ini Kata Polda Sumut

Baca juga: Babak Belur Dihajar Preman, Pedagang Wanita di Sumut Malah jadi Tersangka,Polisi Berdalih Karena Ini

Untuk menghindari pungutan parkir yang mahal, Intan mengimbau wisatawan khususnya rombongan untuk melakukan reservasi terlebih dahulu ke obyek wisata atau datang lebih pagi.

Jika tidak reservasi, wisatawan bisa datang lebih dulu ke obyek wisata dan menanyakan kesediaan lahan parkir.

"Karena dari arah bawah itu suka ada yang nawarin parkir dengan bilang parkir di lokasi wisata sudah penuh. Jadi lebih baik datang dulu dan menanyakan tempat parkirnya. Kalau pun penuh nanti akan kita arahkan lokasi parkirnya," ungkapnya.

"Semoga enggak ada lagi yang seperti itu. Sayang banget wisata Lembang kan lagi mulai bangkit lagi," jelasnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Viral, Video Parkir di Kawasan Farmhouse Lembang Bayar Rp 150.000, Polisi Tangkap 3 Pelaku",

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved