Breaking News:

Video Berita

VIDEO: Warga Keluhkan Jalan Rusak di Kampar, Pabrik Sawit Ini Lakukan Perbaikan

Armada perusahaan ini sebelumnya dituding sebagai biang kerusakan jalan yang cukup parah. Warga menyebut tonase truk pengangkut Tandan Buah Segar TBS

Penulis: Fernando Sihombing | Editor: David Tobing

TRIBUNPEKANBARU.COM, KAMPAR - Keluhan warga soal kerusakan jalan di Desa Bencah Kelubi Kecamatan Tapung mendapat respon dari salah satu perusahaan sawit di Kampar.

Manajemen Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT. Kencana Agro Persada (KAP) melakukan perbaikan jalan rusak, Senin (11/10/2021).

Armada perusahaan ini sebelumnya dituding sebagai biang kerusakan jalan yang cukup parah. Warga menyebut tonase truk pengangkut Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit dan Tangki Crude Palm Oil (CPO) yang melintas di jalan itu tidak sesuai dengan ambang atas beban jalan.

PT KAP mengerahkan sejumlah truk roda enam dan pekerja ke lokasi. Truk tersebut mengangkut material pasir bercampur batu untuk ditimbunkan ke badan jalan yang berlubang.

Perbaikan ini disaksikan oleh unsur perangkat Desa Bencah Kelubi dan pemuda. Tampak Babinsa dari Koramil 16/Tapung ikut menyaksikan perbaikan tersebut.

Manajer PT KAP, Effendi mengatakan, langkah perusahaan merupakan bentuk kepedulian manajemen terhadap jalan. Bukan kali ini saja. Ia mengaku, perusahaan sudah beberapa kali melakukan perbaikan jalan bukan karena dikeluhkan warga.

"Ini adalah kegiatan rutin kita. Setiap ada laporan dari masyarakat, termasuk kerusakan jalan, kita langsung respon," kata Effendi kepada Tribunpekanbaru.com saat ditemui di salah satu lokasi jalan yang sedang diperbaiki.

Effendi mengatakan, perbaikan tersebut dilakukan di sepanjang sekitar 12 kilometer ruas jalan penghubung Bencah Kelubi-Kota Batak Desa Pantai Cermin Kecamatan Tapung tersebut. "Termasuk di Simpang Pasar Minggu dan Kota Batak. Itu perhatian kita," katanya.

(Tribunpekanbaru.com / Fernando Sihombing)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved