Breaking News:

DPRD Pekanbaru

Komisi IV DPRD Pekanbaru Sayangkan Anggaran Perawatan PJU Minim, Padahal Kepentingan Masyarakat

Banyaknya lampu jalan alias PJU (penerangan jalan umum) yang rusak di Pekanbaru, menjadi perhatian legislator di Gedung Payung Sekaki DPRD Pekanbaru.

Penulis: Syafruddin Mirohi | Editor: Ariestia
Tribun Pekanbaru/Fernando Sikumbang
Banyaknya lampu jalan alias PJU (penerangan jalan umum) yang rusak di Pekanbaru, menjadi perhatian legislator di Gedung Payung Sekaki DPRD Pekanbaru. FOTO: Suasana gelap gulita di Jalan Naga Sakti, Kota Pekanbaru beberapa waktu lalu, sebab PJU di kawasan itu tidak berfungsi. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Banyaknya lampu jalan alias PJU (penerangan jalan umum) yang rusak di Pekanbaru, menjadi perhatian legislator di Gedung Payung Sekaki DPRD Pekanbaru.

Dari ribuan titik PJU yang ada di kota ini, anggaran perawatannya untuk tahun 2022 hanya disiapkan Rp 2 miliar lebih. Hal ini terungkap saat hearing Komisi IV DPRD Pekanbaru dengan Dishub Pekanbaru, Senin petang kemarin.

"Tentu sangat kita sayangkan segitu (Rp 2 miliar). Harusnya ditambah. Karena kan jelas ini untuk kepentingan masyarakat banyak," tegas Sigit kepada Tribunpekanbaru.com, Selasa (12/10/2021).

Wakil rakyat jelas saja menyesalkan anggaran perawatan PJU sangat minim. Sebab, jika terjadi kerusakan atau lampu putus, bahkan kabel putus/hilang, maka bisa dipastikan akan terbengkalai begitu saja.

Belum lagi jika banyak PJU mati, maka jalanan akan gelap. Sehingga rawan menimbulkan kejahatan. Seperti jambret, perampokan, atau bisa saja terjadi kecelakaan.

"Memang kalau kita lihat persoalannya kecil. Tapi manfaatnya banyak dirasakan masyarakat. Maka ini harus menjadi perhatian pemerintah lah. Meski kita tahu anggaran lebih dominan untuk penanganan covid-19, tapi kegiatan lainnya jangan diabaikan," harapnya.

Politisi Senior Partai Demokrat ini meminta, agar Pemko bisa menambah porsi anggaran perawatan PJU. Apalagi sekarang masih dilakukan pembahasan R-APBD Tahun 2022.

"Anggaran yang ideal lah. Karena jumlah titiknya juga banyak, ribuan," sebutnya.

Seperti diketahui, dari KUA PPAS R-APBD 2022, yang sudah diajukan Dishub beberapa waktu lalu, nilai anggarannya yakni Rp 105 miliar lebih. Nilai anggaran ini turun dari anggaran tahun 2021 yaitu hampir Rp 200 miliar lebih.

Dari nilai anggaran yang diajukan Rp 105 miliar tersebut, lebih banyak untuk pembayaran kegiatan.

Seperti halnya pembayaran penerangan jalan umum (PJU) yang nilainya Rp 56 miliar, bantuan subsidi untuk Bus Trans Metro Pekanbaru (TMP), bayar listrik dan lainnya. (Tribunpekanbaru.com/Syafruddin Mirohi).

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved