Breaking News:

BBM Langka di Riau

Penyebab SPBU di Pekanbaru Sering Kehabisan Solar, Gara-gara Penerapan Sistem Ini oleh Pertamina?

Manajer di satu SPBU di Pekanbaru, menjelaskan sulitnya masyarakat mendapatkan BBM, khususnya solar. Gara-gara penerapan sistem ini oleh Pertamina?

Penulis: Rizky Armanda | Editor: Nurul Qomariah
TRIBUNPEKANBARU.COM/RIZKY ARMANDA
Antrean kendaraan di SPBU Jalan Arifin Achmad, Kota Pekanbaru, Selasa (12/10/2021). Tribunpekanbaru.com/Rizky Armanda 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Manajer di satu SPBU di Pekanbaru, memberikan penjelasan soal sulitnya masyarakat mendapatkan BBM, khususnya jenis solar. Benarkah gara-gara penerapan sistem ini oleh Pertamina?

Menurutnya, BBM jenis biosolar sebenarnya tidak langka.

"Tapi masing-masing SPBU dikasih jatah sesuai rata-rata penjualan Januari sampai Mei 2021 perhari," sebut pria yang enggan disebutkan namanya ini.

Dipaparkannya, di SPBU tempat dia bekerja, pada periode Januari hingga Mei 2021, penjualan biosolar 14 KL sampai 15 KL per hari.

Namun bulan Juni 2021, penjualan biosolar di SPBU-nya naik, mencapai 20KL perhari.

"Di bulan Juli mulai dibatasi. Jadi dikirim cuma 16KL biosolar perhari. Dan untuk sekarang itu memang kurang," jelasnya.

Lanjut dia, mulai Oktober 2021 ini, Pertamina mulai memberlakukan sistem kitir atau penjatahan untuk semua SPBU, khusus jenis biosolar.

"Per Oktober kami dikasih 16KL per hari," ungkapnya.

Seperti diberitakan, sudah beberapa hari terakhir ini, masyarakat mengeluhkan tentang sulitnya mendapatkan BBM di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Pekanbaru, Riau.

BBM yang sulit didapatkan, khususnya untuk jenis solar.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved