Breaking News:

Bupati Kuansing Tak Datang untuk Berikan Kesaksian Dalam Sidang Kasus Korupsi, Ini Alasannya

Bupati Kuansing Andi Putra seharusnya menghadiri sidang sebagai saksi dalam perkara 6 kegiatan anggaran Setdakab, Rabu (13/10/2021).

Penulis: Rizky Armanda | Editor: CandraDani
istimewa
Bupati Kuansing Andi Putra saat mendatangi Kantor Kejati Riau, Jumat (18/6/2021). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU-Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Andi Putra tidak memenuhi panggilan jaksa untuk hadir bersaksi di persidangan perkara dugaan korupsi 6 kegiatan di Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Kuansing anggaran tahun 2017, Rabu (13/10/2021).

Hal ini disampaikan Kepala Kejari Kuansing, Hadiman kepada Tribunpekanbaru.com ketika diwawancarai saat menghadiri kegiatan simulasi dan bimbingan teknis (bimtek) transformasi administrasi digital di Kantor Kejari Riau.

"Pada hari ini memang Bupati Kuansing Andi Putra seharusnya menghadiri sidang sebagai saksi dalam perkara 6 kegiatan anggaran Setdakab. Tapi karena ada agenda lain, karena ada surat juga dari Gubernur, bahwa Andi Putra hari ini Andi Putra tidak bisa hadir karena mendampingi Gubernur," ucap Hadiman.

"Itu alasannya tadi yang kami terima. Suratnya juga sudah disampaikan hari ini di Kejari Kuansing," imbuhnya.

Dia menegaskan, pihaknya akan memanggil ulang Andi Putra. Karena keterangannya sangat diperlukan di persidangan.

"Pasti (akan ada pemanggilan lagi), harus ada. Karena memang (Andi Putra) harus sebagai saksi. Karena di dalam berkas perkara itu, nama dia ada," urai dia.

Paradoks Penanganan Korupsi di Kejari Kuansing, Hentikan Perkara Padahal Kerugian Negara Belum Lunas. Foto: Kepala Kejari Kuansing, Hadiman SH, MH
 Foto: Kepala Kejari Kuansing, Hadiman SH, MH (Tribun Pekanbaru/Dian Maja Palti Siahaan)

Disinggung apakah jaksa akan mengejar soal Andi Putra ikut menerima uang Rp90 juta sesuai fakta persidangan sebelumnya, Hadiman memberikan penjelasannya.

"Untuk itu biar nanti saksi-saksi lain kan. Hari ini juga diperiksa. Biar saksi yang lain saja nanti yang menyatakan bagaimana sebenarnya hal-hal itu. Kita tidak bisa memberikan keterangan di sini, karena itu (masuk) fakta persidangan. Apakah dananya ke mana, bagaimana, biar nanti di persidangan saja," pungkasnya.

Dalam perkara ini, jaksa sudah menjerat mantan Bupati Kuansing, Mursini.

Di mana mantan orang nomor satu di Kabupaten Kuansing itu, sudah duduk sebagai terdakwa, dan sedang menjalani proses peradilan di Pengadilan Tipikor Pada Pengadilan Negeri Pekanbaru.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved