Breaking News:

Dikadalin Cewek Open BO, Pemuda di Jakarta Ini Ngibul Kena Begal, Lapor Polisi, Ini yang Terjadi

Pemuda di Jakarta mengaku kena begal dan dianiaya oleh perampok. Eh ternyata bohong, padahal ia sudah lapor polisi lalu apa yang sebenarnya terjadi?

Editor: Nurul Qomariah
ISTIMEWA
Ilustrasi. Dikadalin cewek open BO, pemuda di Jakarta ini ngibul kena begal dans empat lapor polisi. 

Ia juga mengaku disandera, diancam dengan celurit hingga disetrum dengan alat kejut.

Melalui video klarifikasi yang beredar luas, Rafiqi mengakui bahwa seluruh kejadian yang ia laporkan ke Satreskrim Polresto Jakarta Timur adalah bohong belaka.

"Dengan ini menyatakan, laporan yang saya buat di Polres Metro Jakarta Timur bahwa saya dibegal dan disetrum oleh orang yang mengaku polisi adalah bohong atau hoaks," ujar Rafiqi dalam rekaman video klarifikasinya, Sabtu (9/10/2021).

Adanya video pengakuan Rafiqi tersebut dibenarkan oleh Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol Erwin Kurniawan. "Benar (soal video klarifikasi)," kata Erwin melalui pesan singkat WhatsApp, Sabtu (9/10/2021) siang.

Lebih lanjut, dalam video pengakuan tersebut, Rafiqi menceritakan bahwa dirinya menjadi korban perampokan di Bekasi terkait pesanan teman kencan lewat aplikasi MiChat.

"Awalnya saya MiChat dengan seorang perempuan dan open BO di Apartemen Kemang View Bekasi, lantai 9. Kemudian terjadi cekcok. Karena tidak terjadi kesepakatan, akhirnya handphone dan motor saya diambil oleh teman-teman perempuan tersebut," jelas Rafiqi.

Pada kesempatan tersebut, Rafiqi meminta maaf kepada jajaran Kepolisian Republik Indonesia atas kegaduhan pelaporan palsu yang dilakukannya di Polres Metro Jakarta Timur.

"Saya mohon maaf yang sebesar besarnya atas kebohongan saya kepada Kepolisian Republik Indonesia," ucapnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, Kompol Indra Tarigan menerangkan, dari hasil penyelidikan yang dilakukan dan pengakuan Rafiqi, kasus begal dan penganiayaan itu tak pernah terjadi.

"Membuat laporan palsu. Kita tanya (ke Rafiqi) karena enggak ada keterangan dari saksi di situ (lokasi kejadian). Kita tanya, kamu jujur gimana kejadiannya. Baru dia cerita," ungkap Indra kepada awak media pada Sabtu (9/10/2021), siang.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved