Breaking News:

Dinilai 'Memihak' Preman, Kapolsek dan Kanit Intel Di Sumut DICOPOT, Mabes Polri : Tak Profesional

Mabes Polri menilai Kapolsek dan Kanit Res Intel Percut Seituan terbukti melakukan penyidikan yang tidak profesional pasca pedagang cabe tersangka

Editor: CandraDani
Tribun Medan
Kapolsek Percut SeiTuan AKP Janpiter Napitupulu 

"Kami perlu sampaikan, bahwa pimpinan Polri dan Kapolda Sumut telah mendengar serta merespon cepat serta prihatin atas berita yang viral terkait penganiayaan dan penetapan tersangka kepada Liti. Dimana kejadiannya 5 September 2021 yang lalu," kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi pada konferensi pers di Polrestabes Medan, Sabtu (9/10/2021) malam.

Menurutnya, untuk meredam polemik yang terjadi di tengah masyarakat akibat penanganan perkara ini, maka Kapolda Sumut telah memerintahkan Direskrimum dan Kapolrestabes Medan untuk membentuk tim dan menarik penanganan perkara penganiayaan terhadap korban yang dilakukan oleh Benny.

Ia menambahkan, proses penyidikan akan dilakukan oleh Satreskrim Polrestabes Medan.

Kemudian, tim yang sudah dibentuk akan diperintahkan mengejar dan menangkap dua orang pelaku lainnya, yakni DD dan FR.

Kepolisan meminta kepada dua pelaku untuk menyerahkan diri ke Satreskrim Polrestabes Medan.

Kombes Hadi Wahyudi juga berharap agar masyarakat mempercayakan penanganan kasus ini kepada kepolisian.

"Dengan telah dilakukannya langkah oleh Kapolda tersebut kami imbau masyarakat untuk mempercayakan penanganan kasus ini kepada pihak polisi," katanya.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul AKHIRNYA Kapolsek Percut Seituan Dicopot, Heboh Pedagang Jadi Tersangka Usai Dianiaya Preman, 

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved