Breaking News:

Pengusulan Tengku Buwang Asmara Jadi Pahlawan Nasional dari Riau Terkendala Arsip Belanda, Kok Bisa?

Pengusulan Sultan Mahmud Abdul Jalil Muzzafarsyah yang bergelar Tengku Buwang Asmara jadi Pahlawan Nasional dari Riau terkendala arsip Belanda

Penulis: Mayonal Putra | Editor: Nolpitos Hendri
istimewa
Pengusulan Tengku Buwang Asmara Jadi Pahlawan Nasional dari Riau Terkendala Arsip Belanda, Kok Bisa?. Foto: Makam Tengku Buwang Asmara, Sultan ke-2 Siak di kelurahan Sungai Mempura, Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak, Riau. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Pengusulan Sultan Mahmud Abdul Jalil Muzzafarsyah yang bergelar Tengku Buwang Asmara jadi Pahlawan Nasional dari Riau terkendala arsip Belanda , kok bisa?

Pengusulan Sultan Mahmud Abdul Jalil Muzzafarsyah yang bergelar Tengku Buwang Asmara jadi Pahlawan Nasional dari Riau terus digesa Tim Peneliti, Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD) kabupaten Siak.

Namun pengusulan Tengku Buwang Asmara jadi Pahlawan Nasional dari Riau masih terdapat kendala karena belum mendapatkan arsip Belanda yang menyatakan Sultan Siak ke-2 itu melakukan “perang besosoh” atau perlawanan.

Salah seorang anggota Tim Pengusulan Tengku Buwang Asmara menjadi Pahlawan Nasional, Prof. Suwardi MS hadir di Siak dalam rangka diskusi Otonomi Daerah, Rabu (13/10/2021) di kediaman Bupati Siak.

Dalam forum itu ia mengatakan pihaknya sudah membuat buku biografi Tengku Buwang Asmara.

“Taktik perang yang terjadi di Pulau Guntung, Kecamatan Sabak Auh itu dapat dijadikan sebagai bukti nyata hebatnya Tengku Buwang Asmara dengan prajurit-prajuritnya untuk melawan Belanda,” kata dia.

Namun demikian, ia melanjutkan, sumber Belanda apakah mengakui atau tidak, itu yang belum jelas.

Pihaknya akan terus mencari arsip dari Belanda tersebut.

“Sumber Belanda yang mengatakan memang betul Sultan Mahmud mampu mengalahkan penjaga Loji atau kantor di Pulau Guntung, ini yang akan kita cari dan kekurangan itu akan kita tambahkan," katanya.

Oleh karena itu, dia meminta kepada  Pemerintah Kabupaten Siak agar dapat mengirim dana untuk orang yang ditugaskan mencari arsip Belanda.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved