Breaking News:

Alamak! Uang Korupsi Dipakai Bayar Wanita Penghibur, Fakta Lain Rasuah yang Jerat Kadis ESDM Riau

Uang korupsi dari dana Bimtek di Dinas ESDM Kuansing ke Provinsi Bangka Belitung ternyata juga dipakai bayar wanita penghibur

Penulis: Rizky Armanda | Editor: Nurul Qomariah
Tribun Pekanbaru/Dian Maja Palti Siahaan
Kepala Kejari Kuansing, Hadiman SH, MH membuka fakta lain terkait kasus dugaan korupsi yang menjerat Kadis ESDM Riau. Uang korupsi juga dipakai untuk bayar wanita penghibur. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Fakta lain mencuat fakta terkait kasus dugaan korupsi yang menjerat Kadis ESDM Riau.

Uang korupsi dari dana Bimtek dan Pembinaan Bidang Pertambangan di Dinas Energi dan Sumber Daya Alam (ESDM) Kuansing ke Provinsi Bangka Belitung, ternyata juga dipakai untuk bayar wanita penghibur.

Dana bimtek itu bersumber dari APBD 2013-2014 sebesar Rp765.512.700.

Kasus ini melibatkan eks Kepala Dinas (Kadis) ESDM Kabupaten Kuansing, Indra Agus Lukman.

Indra Agus yang kini naik jabatan sebagai Kadis ESDM Provinsi Riau sudah ditetapkan tersangka dan ditahan.

Dalam kasus rasuah tersebut, dua orang mantan bawahan Indra Agus Lukman sudah diseret ke persidangan. Keduanya adalah Edisman mantan Bendahara dan Ariadi yang merupakan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK).

Keduanya sudah divonis bersalah oleh majelis hakim di Pengadilan Tipikor Pada Pengadilan Negeri Pekanbaru.

Dari putusan itulah, muncul nama Indra Agus Lukman sebagai orang yang harus diminta pertanggungjawaban karena melakukan korupsi itu secara bersama-sama.

Kepala Kejari (Kajari) Kuansing, Hadiman memaparkan, pihaknya lantas menindaklanjuti putusan hakim tersebut.

Apalagi ada laporan resmi dan desakan agar putusan hakim itu tidak diabaikan, apalagi sudah berkekuatan hukum tetap.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved