Breaking News:

DETIK-DETIK Suami Cekik Istri saat Berhubungan Intim: Berawal dari Laporan Anaknya

Akibat perbuatannya menghabisi nyawa istri saat berhubungan intim, Andri dituntut 15 tahun penjara.

Foto/The New Paper
Ilustrasi 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Betapa sakit hatinya suami ini mendapati istrinya sendiri bawa pria lain ke dalam rumah.

Terbongkarnya perselingkuhan istri itu diketahuinya setelah anaknya mengadu.

Suami sakit ini pun lalu gelap mata dengan menghabisi nyawa istrinya sendiri saat berhubungan intim.

Ini terungkap dari jaksa penuntut umum (JPU) Kejari Batam saat membacakan tuntutan terhadap suami sakit hati bernama Andri Ari (36).

Akibat perbuatannya menghabisi nyawa istri saat berhubungan intim, Andri dituntut 15 tahun penjara.

Andri menjadi pesakitan setelah mencekik istrinya sendiri seusai berhubungan intim hingga tewas akhir Mei 2021 lalu. Pada persidangan Selasa (12/10/2021) lalu, JPU membacakan tuntutan kepada terdakwa.

"Tuntutan maksimal, 15 tahun penjara," tegas Jaksa Herlambang Adhi Nugroho saat ditanyakan Tribun Batam seusai agenda sidang digelar.

Herlambang menjelaskan, tuntutan itu sudah dipertimbangkan betul olehnya selaku JPU. Baik hal-hal memberatkan ataupun yang meringankan.

Apalagi Andri telah tega menghilangkan nyawa istrinya sendiri secara sengaja.

"Minggu depan agenda pledoi," tambah Herlambang.

Dalam dakwaan primair terungkap, kejadian nahas ini berlangsung pada hari Rabu (26/5/2021) silam sekira pukul 12 malam.

Setelah melakukan hubungan suami istri, terdakwa dan korban, Dewi Permata Sari, sempat berbincang-bincang terlebih dulu sebelum akhirnya Andri menghilangkan nyawa istrinya.

Selama perbincangan itu, Andri merasa curiga dengan perilaku istrinya selama ini. Sehingga, ia terus melemparkan pertanyaan kepada Dewi dan membuat korban merasa tidak senang.

Akibat terus merasa dipojokkan, korban pun emosi dan mencakar terdakwa di bagian tangan dan dada.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved