Breaking News:

Sikap Masyarakat Indonesia terhadap Covid-19 Dibongkar Lewat Survei Ini: Relatif Tak Cemas!

Berdasarkan pada penelitian yang sama, sebanyak 78 persen orang mengaku yakin dengan vaksinasi.

IRNA
Ilustrasi Covid-19 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Saat ini kasus aktif Covid-19 di Indonesia mulai melandai.

Namun, turunnya kasus aktif di Indonesia bukan berarti kewaspadaan masyarakat terhadap penularan Covid-19 ikut menurun.

Baru-baru ini, Jhons Hopkins University melakukan penelitian terkait perilaku masyarakat terhadap Covid-19.

Dibandingkan dengan negara lain, masyarakat Indonesia mempunyai level realtif lebih rendah terkait kecemasan dan ketakutan terhadap Covid-19.

Kurangnya kecemasan atau kekhawatiran terhadap Covid-19 dapat menimbulkan dampak yang tidak baik.

Masyarakat akan menjadi lengah terhadap protokol kesehatan.

Hal ini diungkapkan Perwakilan Communication Science and Research Jhons Hopkins Center For Communication Program, Yunita Wahyu Nigrum.

"Jadi kalau melihat di sini itu, kalau orang semakin rendah memandang bahwa ini ancaman rendah, itu akan berakibat orang tersebut menjadi lengah. Tidak melihat Covid-19 berpotensi masih berisiko," ungkapnya dalam seminar virtual, Rabu (13/10/2021).

Namun perubahan perilaku telah terlihat di level individu, bahkan sudah bergeser menjadi norma sosial.

Berdasarkan pada penelitian yang sama, sebanyak 78 persen orang mengaku yakin dengan vaksinasi.

"Yang menarik di sini ada data yang menunjukkan 75 persen orang yakin bahwa hampir semua atau kebanyakan orang sekarang sudah divaksin," kata Yunita lagi.

Namun di sisi lain, perilaku menjaga jarak masih terhitung rendah.

Kemudian menghindari kontak, menurut penelitian, masih perlu dibudayakan untuk menjadikan norma sosial.

( Tribunpekanbaru.com / Tribunnews )

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved