Heboh, Bukan Makhluk Halus, Tapi Sosok Inilah yang jadi Biang Kerok
Tak disangka. Ternyata bukan mahkluk halus, tapi sosok inilah yang jadi biang kerok. Semua orang dibikin kaget
TRIBUNPEKANBARU.COM- Heboh-heboh anak dibawah umur dihamili oleh mahkluk halua hingga mnelahirkan.
Polisi yang melakukan penyelidikan justru mendapati fakta yang mengejutkan.
Seperti diberitakan, D yang berusia 14 tahun diketahui hamil dan kemudian melahirkan.
Keluarga korban sama sekali tidak mengetahui siapa ayah bilogis dari anaknya itu.
Bahkan nenek korban mengatakan kalau cucunya itu dihamili oleh mahkluk halus.
Baca juga: Kata Nenek Cucunya yang Berusia 14 Tahun Dihamili Makhluk Halus, Terungkap Setelah Dilakukan Tes DNA
Saking percayayanya saat korban hamil sama sekali tidak menjadi masalah.
Namun belakangan polisi yang melakukan penyelidikan terkait dengan laporan adanya anak di bawah umur yang hamil tanpa tahu siapa ayah bilogisnya, mendapati fakta yang mengejutkan.
Ternyata korban bukannya dihamili oleh mahkluk halus. Namun sosok inilah yang menjadi biang keroknya
Begini kronologinya
Terungkap sudah pelaku yang menghamili seorang anak berinisial D (14) di Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun hingga melahirkan bayi laki-laki.
Kapolres Madiun, AKBP Jury Leonard Siahaan mengatakan pelakunya adalah SKD yaitu ayah tiri dari korban sendiri.
Kesimpulan tersebut muncul, setelah hasil tes DNA antara bayi dan ayah tiri korban sudah keluar.
Walaupun Jury belum menerima surat (hasil tes DNA) resminya, namun ia sudah mendapatkan informasi terkait hasil tes tersebut.
Baca juga: Keluarga Sebut Gadis 14 Tahun Dihamili Makhluk Halus & Lahirkan Bayi Perempuan, Polisi Tes DNA
"Untuk hasil tes DNA, kami sudah diinfokan. Keterangan Lisan yang kami dapat demikian, namun kami masih menunggu surat resminya," kata Jury, Jumat (15/10/2021) seperti dikutip dari Tribun Jatim
Satreskrim Polres Madiun sendiri memang telah melakukan penyidikan setelah mendapatkan laporan dari SN, ayah kandung korban yang melaporkan anak kandungnya telah hamil dan melahirkan seorang bayi tanpa diketahui ayah biologisnya.
Kasatreskrim Polres Madiun, AKP Ryan Wira Raja Pratama sudah memanggil korban dan sejumlah saksi untuk mendalami kasus tersebut.
Namun sejumlah saksi ditengarai menutupi keterangan dan fakta yang ada di lapangan.
Bahkan nenek korban mengatakan yang menghamili cucunya adalah makhluk halus.
"Dari pihak keluarga korban menyatakan yang menghamilinya mahkluk halus samping rumah. Untuk itu kita melakukan upaya untuk melakukan tes DNA kepada yang diduga ayah biologis dari bayi tersebut," kata Ryan, Rabu (29/9/2021).
Ryan telah mengambil tiga sampel DNA yang telah disetorkan ke Labfor RS Bhayangkara Polda Jatim.
Tiga sampel tersebut di antaranya sampel DNA bayi, ayah tiri korban yaitu SKD dan juga ayah kandung korban sendiri, SN.
"Kita mengambil juga sampel ayah kandung korban karena memang ada selentingan keterangan juga," lanjutnya.
Korban D sendiri sebenarnya dalam kondisi sehat dan bisa dimintai keterangan namun menurut Ryan banyak kejanggalan dari keterangan korban.
Baca juga: Masih Ingat Horas Ipong yang Diduga Dibawa Makhluk Halus? Ini Kondisinya Sekarang, Ada Kabar Bahagia
SKD sendiri memang tinggal serumah dengan korban dan ibu kandung korban.
Sedangkan SN telah bercerai lama dengan istrinya. Dan tak tinggal serumah lagi dengan istri dan anaknya.
Ia pun kaget ketika tiba-tiba mendapatkan kabar anaknya berbadan dua.
Ia mengetahui informasi tersebut dua hari sebelum putrinya melahirkan seorang bayi laki-laki pada 23 Agustus 2021 lalu.
SN meyakini bahwa D dihamili oleh bapak tiri anaknya, SKD.
Hal itu berdasarkan pengakuan korban setelah ditanya ibunya yang mengatakan bahwa telah dicabuli oleh ayah tirinya sebanyak dua kali.
Pelaku pun sudah mengakui saat istrinya menanyakan pengakuan korban.
Baca juga: Mengaku Mendengar Bisikan Makhluk Halus, Pria Ini Bakar Rumah Sendiri, Ibu Kandungnya Meninggal
"Yang saya sayangkan, sudah ada pengakuan dari korban tapi masih tinggal bersama. Seperti tidak ada rasa kasihan dengan korban," kata SN, Kamis (23/9/2021).
SN sendiri mengaku terakhir kali bertemu dengan putri semata wayangnya tersebut pada Lebaran tahun 2021 atau bulan Mei.
Walaupun memang rumahnya tidak jauh dari rumah korban, namun SN sering merantau ke luar kota untuk bekerja.
"Saat terakhir ketemu lebaran saya juga belum tahu kalau hamil. Karena perutnya tidak nampak besar," lanjutnya.
SN sendiri berharap kasus tersebut bisa segera terungkap untuk mengetahui siapa pelaku yang tega mencabuli anak kandungnya itu.(*)
(
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/sosok-yang-jadi-biang-keok.jpg)