Breaking News:

PON 2021

Riau Raih 21 Medali Emas di PON Papua, Meningkat dari Raihan Emas Pada PON 2016 Jawa Barat

Target masuk 10 besar dan raih 20 emas dari Gubri dan Plt Ketua KONI Riau PON Papua berhasil dicapai dan melampaui PON Jabar

Penulis: Rino Syahril | Editor: Ariestia
Istimewa
Ketua Kontingen PON Riau Deni Ermanto kalungkan medali emas kepada petinju Riau Ingatan Ilahi yang berhasil meraih emas 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Target masuk 10 besar dengan meraih 20 emas dari Gubernur Riau Drs H Syamsuar MSi dan Plt Ketua KONI Riau Raja Marjohan Yusuf pada PON Papua berhasil dicapai kontingen Riau.

Di akhir pertandingan, Kamis (14/10/2021) malam kontingen Riau finish di urutan 8 besar perolehan medali PON XX 2021 di Papua dengan jumlah 67 medali terdiri dari 21 emas, 25 perak dan 21 perunggu.

Hasil yang dicapai kontingen Riau itu untuk peringkat turun dari PON XIX 2016 di Jawa Barat.

Saat di Jawa Barat kontinen Riau finis di 7 besar dengan 72 medali terdiri dari 18 emas, 26 perak dan 28 perunggu. Sedangkan dari perolehan medali emas meningkat 3 emas yakni 21 emas.

Capaian target kontingen Riau itu disambut suka cita oleh Plt Ketua KONI Riau Raja Marjohan Yusuf.

"Alhamdulillah target kita masuk 10 besar dengan meraih 21 emas berhasil dicapai atlet kita. Hal ini tentunya menjadi kebanggaan kita bersama," ujar Plt Ketua KONI Riau Raja Marjohan Yusuf kepada Tribun, Jumat (15/10).

Pada PON XX Papua, Riau bawa 29 cabor dengan membawa 176 atlet dari 29 cabor itu sebanyak 21 cabor meraih medali dan 8 cabor tidak bawa medali sama sekali.

Sedangkan cabor yang meraih emas ada sekitar 9 cabor yakni Anggar 5 emas diraih oleh Nisa Afrawasih nomor degen putri, M Fuad Floret putra, Floret beregu putri, degen beregu putri dan degen beregu putra, angkat berat 3 emas diraih oleh Syaifahmi Riski kelas 59 Kg, Andre Satria kelas 74 Kg dan Willy Sandria kelas 93 Kg, Renang 3 emas diraih oleh Azzahra Permatahani nomor 400 meter gaya ganti perseorangan putri, Vannessae Evato nomor 100 meter gaya dada putri dan Vanessae Evato di nomor 50 meter gaya dada putri.

Lalu, Senam 3 emas diraih oleh beregu putra, M Aprizal perorangan serba bisa, M Tri Saputra palang tunggal putra, Dayung 3 emas diraih oleh Maizir Riyondra K1-1000 meter dan K1-1500 meter dan Nopriadi Slalom C-1 Putra.

Selanjutnya Tinju emas diraih Ingatan Ilahi, Panahan diraih oleh Yogi Pratama, Kempo diraih oleh Maulana Mursyid, Angkat Besi diraih oleh Maharani.

Kemudian cabor yang meraih perak sekitar 9 cabor yakni anggar 4 perak diraih oleh Nur Aini, Muhammad Fajri, Sabel beregu putra dan Floret beregu putra, angkat berat 5 perak diraih oleh Windi Hastuti H, Rostianna, Hendri, Sri Rahayu dan Sigit Prasetyo.

Lalu, renang 4 perak diraih oleh Azzahra Permatahani 3 perak dan Vanessae Evato, senam 3 perak diraih oleh M Tri Saputra, M Aprizal dan Agung Suci Tantio Akbar.

Selanjutnya dayung 2 perak diraih oleh Raudani Fitra, atletik 4 perak diraih oleh Hirza Rahmadon, Indah Pratiwi, Denny Putra Yohanes dan M Hariadi Hidayat, teakwondo 1 perak diraih Bella Oktafianti, muaythai 1 perak diraih oleh Oqta Messi Simorangkir dan aeromodeling 1 perak diraih oleh Gina Octarius.

Selanjutnya cabor yang meraih perunggu sebanyak 17 cabor yakni angkat berat 2 perunggu diraih oleh Yanuarius Sihura dan Rini Maisuri, senam 2 perunggu diraih oleh beregu putri dan M Try Saputra, taekwondo 2 perunggu diraih Galuh Kogas dan Hanifah Safitri dan wushu 2 perunggu diraih oleh Wira Swandi Gea dan Fernando S.

Kemudian anggar diraih oleh ,Muhammad Fachrozi, renang diraih Vanessae Evato, tinju diraih Robi Rianto P, kempo diraih Nor Lolita Mayasari, panahan diraih adua beregu putra, muaythai diraih oleh Zurian Maulana Adha, karate diraih Muhammad Prawibiwo, menembak diraih Totok Trimartanto, sepaktakraw diraih Quadrant putra, catur diraih beregu cepat catur putra, biliar diraih M Faisal, layar diraih Muhammad Selamat dan sepatu roda diraih Tengku Anggito Wicaksono.

Sementara itu 8 cabor yang tidak meraih medali sama sekali adalah bermotor, silat, judo, tarung derajat, bulutangkis, binaraga, basket 3×3 dan panjat tebing.

"Jadi baik cabor meraih medali dan yang tidak meraih medali tetap akan kita lakukan evaluasi untuk PON XXI," ucap Raja Marjohan.

Atas prestasi tersebut, Raja Marjohan mengucapkan terima kasih kepada seluruh atlet, pelatih, manager dan official. "Kemudian kita juga ucapkan terima kasih kepada Pemprov Riau, bapak asuh cabor atau sponsor yang telah mendukung kontingen PON Riau serta kepada seluruh lapisan masyarakat Riau," ungkap Marjohan.

Ketika disinggung terkait bonus yang disediakan kepada atlet? Untuk bonus kata Raja Marjohan telah disiapkan dan berapa besarnya tergantung dari Pemerintah Provinsi Riau atau Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Riau.

"Yang jelas bonus untuk atlet peraih medali telah disiapkan," ujar Marjohan.

Sementara itu jika dibandingkan dengan PON XIX 2016 di Jawa Barat cabor peraih medali sebanyak 25 cabor dan 11 cabor peraih emas adalah Renang, menembak, senam, anggar, atletik, Aeromodeling, Bowling, taekwondo, dayung, angkat berat dan tinju.

Cabor peraih medali Riau di PON 2016 Jawa Barat adalah Menembak raih 4 emas, 5 perak dan 1 perunggu, renang 3 emas, 3 perak dan 1 perunggu, dayung 2 emas, 1 perak dan 2 perunggu, atletik 2 emas, 3 perak dan 5 perunggu, senam 1 emas, 4 perak dan 1 perunggu dan anggar 1 emas, 1 perak dan 2 perunggu.

Kemudian, tinju 1 emas dan 1 perak, taekwondo 1 emas dan 2 perunggu, Pabbsi 1 emas, 1 perak dan 2 perunggu, aeromodeling 1 emas dan 1 perunggu, bowling 1 emas, sepaktakraw 3 perak dan 1 perunggu, balap sepeda 3 perak dan 1 perunggu, selam 2 perak dan 1 perunggu, gulat 2 perunggu, ski air 1 perunggu, judo 1 perunggu, panahan 1 perunggu, silat 1 perunggu, squash 1 perunggu dan tarung derajat 1 perunggu.
Untuk cabor terbayak meraih medali adalah Menembak dengan menumpulkan 4 emas dari tangan atlet, Totok Trimartanto nomor 25m Rafid Fire perorangan putra , 10M Air Pistol standard, Puti Mardhatillah, 25M Center Fire oleh Safhrin Sihombing, 25M center Fire beregu (Safrin, Totok, Sugiono).

Kemudian lima medali perak dihasilkan dari nomor 50M Prone Putri atasnama Erlinawati Ch, 25m Sport Pistol putri dari Barry Agustini, 25m Rafid Fire team putra, 25M Center Fire pistol putra, Totok Trimartanto, 25M standar Pistol team putra. Sementara medali perunggu dihasilkan 10M Air Pistol Team Putra.

Sedangkan cabor kedua yang terbanyak menyumbang medali adalah renang dengan mengumpulkan 3 medali emas 3 perak dan perunggu. Medali emas dipersembahkan,Azzahra Permatahani dari 800m gaya bebas, 400m gaya ganti dan Anandia Treciel Vanesae Evato dari nomort 100m gaya dada.

Untuk 3 medali perak dan satu perunggu diraih, Azzahra Permatahani pada nomor 200m gaya ganti, 200m gaya dada, 1500m gaya bebas, perunggu dari nomor 400m gaya bebas.

Selanjutnya Dayung dengan 2 emas, 1 perak dan 2 perungg. 2 emas disumbangkan oleh Tanzil Hadid dan Wiko Febrianto dari Double scull kelas ringan (LM2x) putra, C1 1000m Putra dan Maizir Riyondra. "Peraknya disumbang oleh Tanzil Hadid dari Rowing Coxless Fair M2. Medali perunggu dihasilkan, Novriadi nomor canoeing slalom K1 pa, K-4 1000m putra (Ikhwan Randi, Rio Akbar,Jenky Fahri, Andi Saputra.

Kemudian cabor atletik menyumbangkan 2 medali emas dari Lempar Cakram Putri dengan atlet Sulastri, Lempar Cakram Putra atletnya Taufik Nurrahman. Untuk medali perak diraih oleh Elisar Gamashi di nomor 3000 meter halang rintang, M Hariyadi Hidayat di nomor Lompat Tinggi Putra dan 5 perunggu dari Kristian L Tobing jalan cepat 10 KM dan 20 KM putra,Lari maratahon 10Km Yanita Sari, Hariyadi Hidayat (lompat tinggi)

Cabor senam juga berhasil menyumbangkan 1 emas, 4 perak dan 1 perunggu, emas diraih oleh M Afrizal di atlet gelang-gelang, dan 4 perak dari Artistik Beregu putra, Agung Suci perorangan kuda pelana (pomel horse/PH) putra, artistik perorangan serba bisa (All round Final) , palang tunggal putra (horizontal bar/HB) dan 1 perungg dari nomor Floor Excercise/FE Putra, Doni Pratama.

Anggar meraih 1 emas dari Zulfikar di kelas Floret individual putra. 1 perak dari Degen Individual Putri atas nama Megawati dan 2 perunggu diraih oleh M Fatah Prasetyo kelas Floret individual putra dan Floret team putra.

Tinju meraih 1 emas dari Jeki Rezeki di Kelas 46 Kg dan 1 perak dari M Yunus Pane di Kelas berat 91 kg. Lalu Taekwondo meraih 1 emas oleh Galuh Kogas yang turun dinomor Kyorugi kelas Over 87kg. 2 perunggu diraih Auliya Ramadhan di Poomsae Putra dan di kelas Kyorugi under 58 kg, Ibrahim Zarman.

Cabor angkat berat 1 emas diraih Sri Rahayu kelas 84 kg, 1 perak diraih lifter senior Fatmawati dari Kelas 58 kg putri. Dan 2 perunggu disumbangkan atlet PABBSI Riau, Willy Sandria kelas 74 kg putra, Rini Maisuri kelas +84 kg putri.

Sementara itu Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) juga ikut menyumbangkan 1 emas dan 1 perunggu untuk Riau. Emas diraih oleh Alifian Bryan Candra Dewi dari nomor OHLG perorangan putri. Lalu perunggu diraih Endang jarwati yang turun di nomor Precision Landing Single Seater Putri.

Bowling juga menyumbang 1 emas untuk Riau yang diraih oleh Hardi Rachmadian di nomor Master Event.

Untuk cabor yang tidak menyumbang emas adalah cabor unggulan Riau yakni sepaktakraw. Cabor andalan Riau ini hanya memberikan 3 medali perak dari nomor, Tim Putri, Tim Putra, double event putri. Kemudian 1 medali perunggu dari nomor regu putri.

Cabor Balap Sepeda juga gagal meraih emas dan hanya membawa pulang 3 perak dari Wilhelmina di nomor Cross Country individual putri, Sugianto di nomor Cross country individual putra dan nomor relay campuran. Sedangkan 1 perunggu dihasilkan Noviana dari cross country individual putri.

Cabor andalan lainnya yang gagal mendulang medali emas adalah Selam. Selam hanya merebut 2 perak. Yakni dari nomor Laut OBA M Course putri, Pina Malini dan Laut OBA 5 Point Course putra, M Alfian Rosyadi. Sementara medali perunggu disabet dari nomor Laut OBA M Course putra.

7 cabor Riau yang hanya menyumbangkan perunggu untuk Riau adalah Judo yang diraih oleh Budi Hendra Permana yang turun di kelas 90-100 kg putra. Suprianto dari cabor ski air nomor wakeboar perorangan putra.

Kemudian cabor Gulat juga berhasil menyumbangkan 2 perunggu, atasnama Khairuddin di Kelas 57kg gaya bebas putra dan Rahmat Budiman dikelas 74kg gaya bebas putra. Cabor Panahan juga ikut andil menyumbang 1 perunggu melalui M Fadhil yang turun di nomor Nasional Putra. Silat juga ikut andil yang diraih oleh Yudha Mahendri dikelas A 45-50 kg.

Cabang Squash juga berhasÍl meraih perunrggu dinomor beregu campuran. Cabor Tarung Derajat juga memberikan 1 perunggu untuk Riau yang diraih oleh Muhaamd Ali dari Kelas 49,1-52. (Tribunpekanbaru.com/Rino Syahril)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved