Breaking News:

Ambil Air Suci di Muara Takus, Dansat Brimob Polda Riau Ditugaskan Langsung oleh Dankor Brimob Polri

Dansat Brimob Polda Riau diperintah langsung Dankor Brimob Polri mengambil air suci di Candi Muara Takus untuk penyucian Pataka Korbrimob Polri.

Penulis: Rizky Armanda | Editor: CandraDani
istimewa/HO
Kegiatan pengambilan air suci di kawasan Candi Muara Takus dilaksanakan oleh Dansat Brimob Polda Riau yang Ditugaskan Langsung oleh Dankor Brimob Polri. Dansat Brimob Polda Riau telah berkoordinasi dengan datuk atau kepala adat di Desa Candi Muara Takus. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU-Komandan Satuan atau disingkat Dansat Brimob Polda Riau Kombes Pol Dedi Suryadi, mendapatkan perintah dari Komandan Korps atau disingkat Dankor Brimob Polri, Irjen Pol Drs Anang Revandoko untuk melaksanakan pengambilan air suci di Candi Muara Takus.

Hal ini bertujuan untuk kegiatan penyucian Pataka Korbrimob Polri, dalam rangka HUT Ke-76 Korps Brimob Polri.

Kombes Dedi Suryadi pun langsung menindaklanjuti perintah pimpinannya itu.

Kegiatan pengambilan air suci dilaksanakan di Candi Muara Takus yang berada di daerah Desa Muara Takus, Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau.

"Personel Satuan Brimob Polda Riau melaksanakan kegiatan pengambilan air suci yang jaraknya kurang lebih berkisar 135 km dari Mako Sat Brimob Polda Riau. Jarak antara komplek candi tersebut dengan pusat Desa Muara Takus sendiri sekitar 2,5 kilometer dan letaknya tidak jauh dari arah pinggir Sungai Kampar Kanan," kata Kombes Dedi.

Pengambilan air suci tersebut disebutkan Dansat Brimob, sudah berkoordinasi dengan datuk atau kepala adat di Desa Candi Muara Takus.

Kegiatan pengambilan air suci di kawasan Candi Muara Takus dilaksanakan oleh Dansat Brimob Polda Riau yang Ditugaskan Langsung oleh Dankor Brimob Polri. Dansat Brimob Polda Riau telah berkoordinasi dengan datuk atau kepala adat di Desa Candi Muara Takus.
Kegiatan pengambilan air suci di kawasan Candi Muara Takus dilaksanakan oleh Dansat Brimob Polda Riau yang Ditugaskan Langsung oleh Dankor Brimob Polri. Dansat Brimob Polda Riau telah berkoordinasi dengan datuk atau kepala adat di Desa Candi Muara Takus. (Istimewa/HO)

Personel diarahkan oleh Datuk Rajo Dubalai dalam pengambilan air suci tersebut dari air sumur putri menuju ke Candi Muara Takus untuk pelaksanaan kegiatan sesuai adat yang berlaku

Selanjutnya air suci tersebut langsung dibawa ke Mako Sat Brimob Polda Riau dengan pengawalan oleh personel dengan menggunakan 6 kendaraan.

Penemu Candi Muara Takus bernama Yzerman, tepatnya pada tahun 1893.

Pada saat itu ia berkelana di hutan-hutan yang ada di Sumatera.

Ia pun terpana ketika melihat sebuah gundukan tembok yang berlapis-lapis.

Diduga gundukan tersebut adalah Candi Muara Takus sebagai peninggalan agama Budha yang ada di Koto Kampar.

Kegiatan pengambilan air suci di kawasan Candi Muara Takus dilaksanakan oleh Dansat Brimob Polda Riau yang Ditugaskan Langsung oleh Dankor Brimob Polri. Dansat Brimob Polda Riau telah berkoordinasi dengan datuk atau kepala adat di Desa Candi Muara Takus.
Kegiatan pengambilan air suci di kawasan Candi Muara Takus dilaksanakan oleh Dansat Brimob Polda Riau yang Ditugaskan Langsung oleh Dankor Brimob Polri. Dansat Brimob Polda Riau telah berkoordinasi dengan datuk atau kepala adat di Desa Candi Muara Takus. (Istimewa/HO)

Pada pendapat lainnya, disebutkan bahwa candi yang awalnya cuma bekas gundukan tanah ini untuk pertama kalinya ditemukan pada tahun 1860 oleh seorang arkeolog yang bernama Cornet D. Groot.(Tribunpekanbaru.com/Rizky Armanda)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved