Breaking News:

3 Bulan Lancar,Aksi Bandar Judi Online di Inhu Terendus Polisi,Diciduk saat Tunggu Pembeli di Pasar

Aksi bandar judi online di Inhu Riau berjalan lancar selama 3 bulan. Hingga akhirnya terendus polisi dan diciduk saat tunggu pembeli

ISTIMEWA
Bandar judi togel online berinisial KH (25) diamankan polisi mankan di Pasar Peladangan, Inhu Riau. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, RENGAT - Aksi bandar judi online di Inhu Riau berjalan lancar selama 3 bulan. Hingga akhirnya terendus polisi dan diciduk saat tunggu pembeli.

Kepolisian Resor (Polres) Indragiri Hulu (Inhu) melalui Polsek Peranap meringkus seorang bandar judi jenis toto gelap atau togel pada sebuah situs judi online.

Bandar togel yang berinisial KH alias Hairul (25), warga Desa Peladangan, Kecamatan Batang Peranap diamankan Unit Reskrim Polsek Peranap, Kamis (14/10/2021) pukul 16.30 WIB.

Pria berusia 25 tahun itu dibekuk di pasar tradisional Desa Peladangan.

Kapolres Inhu AKBP Bachtiar Alponso MSi melalui PS Paur Humas Polres Inhu Aipda Misran membenarkan penangkapan kasus judi online di Desa Peladangan Kecamatan Batang Peranap itu.

Dijelaskan Misran, Kamis (14/10/2021) sekitar pukul 15.00 WIB personel Polsek Peranap mendapat informasi tentang aktivitas judi togel di pasar Peladangan.

Informasi itu kemudian dilaporkan pada Kapolsek Peranap, Iptu Emir Maharto B.

Respon cepat informasi itu, Kapolsek menginstruksikan Kanit Reskrim Polsek Peranap, Aiptu Yusmar SH beserta anggotanya untuk melakukan penyelidikan ke lapangan.

Selang beberapa jam penyelidikan, tim melihat seorang laki-laki yang sedang menunggu pelanggannya untuk memasang nomor judi togel online.

Laki-laki yang mengaku berinisial KH alias Hairul itu langsung diamankan.

Kepada petugas, Hairul mengakui telah menjadi bandar judi togel online selama lebih kurang 3 bulan dan mendapatkan penghasilan dari aktivitas itu.

Dari tangan tersangka, tim mengamankan 1 unit handphone Android yang digunakan tersangka untuk menjalankan aktivitas judi togel.

Kemudian, uang tunai Rp 1,15 juta hasil penjualan togel, kartu ATM, kertas rekapan togel, pena dan benda lainnya yang berkaitan dengan judi togel.

"Dari setiap pembelian nomor togel, tersangka mendapatkan fee 29 persen,” ujar Misran.

“Saat ini tersangka dan barang bukti telah diamankan di Polsek Peranap untuk proses selanjutnya," imbuh Misran.

( Tribunpekanbaru.com / Bynton Simanungkalit )

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved