Breaking News:

Bandar Togel di Inhu Ditangkap Polisi Saat Berjualan di Pasar

Kepolisian Resor (Polres) Indragiri Hulu (Inhu) melalui Polsek Peranap meringkus seorang bandar judi jenis Totol Gelap (Togel) pada situs judi online.

Penulis: Bynton Simanungkalit | Editor: Ariestia
Polsek Peranap
Aparat Kepolisian mengamankan bandar judi jenis togel di Pasar Peladangan, Batang Peranap Inhu berinisial KH (25). Ini barang buktinya 

TRIBUNPEKANBARU.COM, RENGAT - Kepolisian Resor (Polres) Indragiri Hulu (Inhu) melalui Polsek Peranap meringkus seorang bandar judi jenis Totol Gelap (Togel) pada sebuah situs judi online.

Bandar Togel yang berinisial KH alias Hairul (25), warga Desa Peladangan, Kecamatan Batang Peranap diamankan Unit Reskrim Polsek Peranap, Kamis (14/10/2021) pukul 16.30 WIB di pasar tradisional Desa Peladangan.

Kapolres Inhu, AKBP Bachtiar Alponso M.Si melalui PS Paur Humas Polres Inhu Aipda Misran, Sabtu (16/10/2021) siang membenarkan penangkapan kasus judi online di Desa Peladangan Kecamatan Batang Peranap.

Dijelaskan Misran, Kamis (14/10/2021) sekitar pukul 15.00 WIB personel Polsek Peranap mendapat informasi tentang aktifitas judi Togel di pasar Peladangan. Informasi ini kemudian dilaporkan pada Kapolsek Peranap, Iptu Emir Maharto B.

Respon cepat informasi itu, Kapolsek mengintruksikan Kanit Reskrim Polsek Peranap, Aiptu Yusmar SH beserta anggotanya untuk melakukan penyelidikan kelapangan.

Selang beberapa jam penyelidikan, tim melihat seorang laki-laki yang sedang menunggu pelanggannya untuk memasang nomor judi Togel online.

Laki-laki yang mengaku berinisial KH alias Hairul itu langsung diamankan, pada tim, Hairul mengakui telah menjadi bandar judi Togel online selama lebih kurang 3 bulan dan mendapatkan penghasilan dari aktifitas itu.

Dari tangan tersangka, tim mengamankan 1 unit handphone android yang digunakan tersangka untuk menjalankan aktifitas judi Togel, uang tunai Rp 1,15 juta hasil penjualan Togel, kartu ATM, kertas rekapan Togel, pena dan benda lainnya yang berkaitan dengan judi Togel.

"Dari setiap pembelian nomor Togel, tersangka mendapatkan fee 29 persen, saat ini tersangka dan barang bukti telah diamankan di Polsek Peranap untuk proses selanjutnya," pungkas Misran. (Tribunpekanbaru.com/Bynton Simanungkalit)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved