Breaking News:

'Bidan Cahaya' Program YBM PLN untuk Meningkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat

YBM PLN UIP Sumbagteng melaksanakan Peresmian Program Bidan Cahaya di Desa Rantau Panjang, Inhil.

Editor: Ariestia
YBM PLN UIP Sumbagteng
Rumah Bidan Cahaya, program YBM PLN UIP Sumbagteng di Desa Rantau Panjang, Inhil. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Yayasan Baitul Maal PLN Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Tengah (YBM PLN UIP Sumbagteng) melaksanakan Peresmian Program Bidan Cahaya YBM PLN di Desa Rantau Panjang, Kecamatan Enok, Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau, Kamis (14/10/2021).

Program Bidan Cahaya adalah program dari YBM PLN untuk menyediakan tenaga dan sarana kesehatan bidan didaerah yang sulit dijangkau dan tidak memiliki fasilitas kesehatan.

Acara Peresmian Program Bidan Cahaya YBM PLN
Acara Peresmian Program Bidan Cahaya YBM PLN (YBM PLN UIP Sumbagteng)

Desa Rantau Panjang sendiri merupakan desa yang dapat diakses dari kecamatan Tembilahan melalui sungai selama sekitar 1 jam perjalanan menggunakan perahu cepat.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua YBM UIP SUMBAGTENG, Fazri, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir, Rahmi Indrasuri, Sekretaris Kecamatan Enok, Wono Sagito, Manager PLN ULP Kuala Enok, Bobby Kristanto, Manager PLN ULP Tembilahan, Moh. Hosen, Kepala Puskesmas Enok dan Kepala Desa Rantau Panjang, Iskandar.

Dalam sambutannya Fazri menyampaikan bahwa Program Bidan Cahaya ini adalah komitmen YBM PLN dalam membantu mewujudkan kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat melalui peningkatan kualitas kesehatan.

"Iya kita (YBM PLN UIP SUMBAGTENG) dengan Program Bidan Cahaya bisa membantu mewujudkan kehidupan yang lebih baik melalui kesehatan, khususnya di Desa Rantau Panjang yang merupakan termasuk daerah pesisir kerena desa ini berada di ujung kecamatan Enok, jauh untuk masyarakat mau berobat dan melahirkan, untuk itu kita membantu melalui Program Bidan Cahaya."

Lanjut Fazri, Program Bidan Cahaya adalah program peduli kesehatan dengan menempatkan seorang bidan yang mempunyai peran sebagai agen kesehatan untuk masyarakat, khususnya yang berada di daerah yang sulit terjangkau oleh akses kesehatan.

Di antara tugas bidan tersebut adalah memberikan edukasi tentang Pola Hidup Baik dan Sehat (PHBS), memberikan pelayanan kebidanan untuk ibu hamil dan melahirkan, memberikan fasilitas berobat serta memberdayakan masyarakat untuk bisa memanfaatkan potensi sumber daya alam juga sumber daya manusia yang berada di daerah tersebut untuk peningkatan kualitas kesehatan.

Dalam menjalankan aktifitasnya bidan difasilitasi motor sebagai sarana transportasi, rumah bidan yang representatif untuk melayani kesehatan masyarakat desa serta obat-obatan dan perlengkapan kesehatan.

Penyerahan motor sarana transportasi Bidan Cahaya, program YBM PLN UIP Sumbagteng  di Desa Rantau Panjang, Inhil.
Penyerahan motor sarana transportasi Bidan Cahaya, program YBM PLN UIP Sumbagteng di Desa Rantau Panjang, Inhil. (YBM PLN UIP Sumbagteng)

Lebih lanjut Fazri mengucapkan terimakasih kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir dan Kepala Desa Rantau Panjang yang sudah mendukung Program Bidan Cahaya YBM PLN dan berharap agar bidan dapat bertugas dengan baik sehingga bisa mencapai tujuan yang diharapkan.

Senada itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Indragiri Hilir Rahmi Indrasuri, dirinya sangat apresiasi terhadap Program Bidan Cahaya dari YBM PLN yang dilaksanakan di kabupaten Indragiri Hilir, semoga kedepannya dapat terus berlanjut.

"Kami sangat mengapresiasi, kita memang kekurangan tenaga kesehatan di daerah pesisir, contoh nya saja di Desa Rantau Panjang ini sempat kosong tidak ada bidan, sehingga masyarakat jauh mau berobat atau mau melahirkan, dengan adanya program ini kami sangat terbantu," ujarnya.

Semantara itu Kepala Desa Rantau Panjang Iskandar, mewakili seluruh masyarakat Desa Rantau Panjang, sangat mengucapkan terimakasih kepada YBM PLN UIP SUMBAGTENG dan Dinas Kesehatan Indragiri Hilir. Dengan adanya Bidan Cahaya ini masyarakat tidak susah lagi mau berobat dan melahirkan.

"Kami sangat menyambut baik program ini, mudah-mudahan program YBM PLN UIP SUMBAGTENG di desa Rantau Panjang terus ada, sehingga warga saya yang mau berobat tidak jauh-jauh lagi, kami Desa Rantau Panjang mau kemana-mana jauh, ke kecamatan jauh, dan akses kita hanya bisa melalui sungai, darat ada tapi kondisi seperti sekarang ini sulit," pungkasnya.

Pada akhir kegiatan, rombongan YBM PLN UIP SUMBAGTENG mengunjungi keluarga korban yang meninggal akibat gigitan buaya yang terjadi di Desa Rantau Panjang, dan memberikan bantuan sumbangan untuk meringankan beban keluarga korban. (rls)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved