Breaking News:

DPRD Pekanbaru

Kontrak Pengangkutan Sampah Habis per Desember 2021, DPRD Pekanbaru Minta tak Diperpanjang

Kontrak pengangkutan sampah Pekanbaru, akan berakhir per Desember 2021. Ini kata DPRD Pekanbaru

Penulis: Syafruddin Mirohi | Editor: Ariestia
Tribun Pekanbaru/Fernando Sikumbang
Kontrak Pengangkutan Sampah Habis per Desember 2021, DPRD Pekanbaru Minta tak Diperpanjang. FOTO ILUSTRASI - Tumpukan sampah 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU -  Kontrak pengangkutan sampah Pekanbaru, akan berakhir per Desember 2021. DPRD Pekanbaru menyarankan agar tidak diperpanjang.

Pengangkutan sampah ini dikerjakan pihak ketiga, yakni PT Godang Tua Jaya dan PT Samhana Indah.

Pembagian kerjanya dibagi dalam zonasi, yakni 2 zonasi, minus Rumbai yang dikelola DLHK Pekanbaru sendiri.

Tahun 2021, anggaran pengelolaan sampah yang dianggarkan di APBD Pekanbaru Rp 45 miliar.

Namun sayangnya, meski anggaran besar, tapi pengelolaan pengangkutan sampah di Pekanbaru tidak maksimal.

Bahkan hingga kini masih menyisakan masalah, yakni tumpukan di mana-mana.

Kondisi ini memantik reaksi legislator di Gedung Payung Sekaki DPRD Pekanbaru.  Anggota Komisi IV DPRD Pekanbaru Ruslan Tarigan SPd MH menegaskan, bahwa kontrak pekerjaan pengelolaan sampah ini harus ditinjau ulang lagi.

"Bukannya makin bagus pengelolaan sampah ditangani pihak ketiga. Tapi makin buruk. Makanya kita minta evaluasi lagi lah," kata Ruslan Tarigan kepada Tribunpekanbaru.com, Minggu (17/10/2021).

Politisi PDI-P ini meminta, agar kontrak pengangkutan sampah Ditelaah lagi. Hal tersebut menyusul karena selama ini pengangkutan sampah, hanya diambil dari sumber sampah.

"Dari awal kan sudah minta, bahwa pengangkutan sampah ini diserahkan lagi ke RT, RW dan Lurah setempat. Selain retribusi nya jelas, sampah di rumah masyarakat juga bisa diangkut," tegasnya.

Anggaran di tahun 2022, baru diusulkan DLHK Pekanbaru ke DPRD Pekanbaru. Nilainya sebesar Rp 118 miliar. Dari jumlah ini, sudah termasuk anggaran pengelolaan sampah.

Saat ini Komisi IV DPRD masih membahasnya. Bahkan Komisi IV sepakat masih melihat kontrak pihak ketiga, jika memang dilanjutkan. Karena berdasarkan laporan Metodologi, bahwa sampah itu harus dilakukan penyisiran dari rumah ke rumah.

Pihak Metodologi juga memberikan rekomendasi kepada DLHK Pekanbaru, agar melakukan mengambil sampah dari rumah ke rumah. Komisi IV DPRD mengharapkan, untuk tahun 2022 nanti, pengangkutan sampah tidak menyisakan masalah lagi. (Tribunpekanbaru.com/Syafruddin Mirohi).

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved