Breaking News:

Kasus KDRT di Kampar, Ketua Koperasi Penganiaya Istri Bakal Divonis BESOK oleh PN Bangkinang

Kasus KDRT dengan terdakwa Hermayalis, Selasa (19/10) akan memasuki putusan oleh PN Bangkinang. Terdakwa saat ini tak menjalani tahanan dalam rutan.

Penulis: Fernando | Editor: CandraDani
Tribunnew
Ilustrasi KDRT 

TRIBUNPEKANBARU.COM, KAMPAR - Pengadilan Negeri Bangkinang mengagendakan pembacaan putusan perkara Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dengan terdakwa Hermayalis, Selasa (19/10/2021).

Terdakwa adalah Ketua Koperasi Iyo Basamo Desa Terantang Kecamatan Tambang dengan kebun Kelapa Sawit 400 hektar lebih.

Dilihat di Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) PN Bangkinang, Senin (18/10/2021), pembacaan putusan dijadwalkan pukul 13.00 WIB.

Berjarak dua pekan setelah agenda sidang sebelumnya pembacaan duplik, Selasa (5/10/2021).

"Iya. Besok (Selasa, 19/10/2021)," kata Humas PN Bangkinang, Neli Gusti Ade kepada Tribunpekanbaru.com, Senin (18/10), membenarkan jadwal pembacaan putusan itu digelar Selasa (19/10).

Hermayalis mendapat keringanan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) dan Majelis Hakim selama persidangan berlangsung.

Pertama, ia menerima pengalihan status penahanan dari Majelis Hakim.

Hakim menetapkan pengalihan status dari tahanan rutan menjadi tahanan kota selama dua bulan.

Hermayalis saat sedang makan siang di salah satu rumah makan di kawasan Panam Pekanbaru, Kamis (14/10/2021)
Hermayalis saat sedang makan siang di salah satu rumah makan di kawasan Panam Pekanbaru, Kamis (14/10/2021) (Istimewa)

Sejak 7 September sampai 11 November 2021.

Kemudian, JPU menuntut jauh di bawah ancaman maksimal pada 14 September lalu.

Ia dituntut 1,5 tahun dari 5 tahun ancaman maksimal sebagaimana tertuang dalam Pasal 44 Undang-undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan KDRT.

Jaksa juga tidak menuntut pidana tambahan konseling serta pembatasan gerak paling dekat 100 meter dari korban dan paling singkat 1 bulan dan paling lama 1 tahun.

Ini diatur dalam Pedoman Nomor 1 Tahun 2021 yang dikeluarkan oleh Jaksa Agung pada 21 Januari 2021 tentang tentang Akses Keadilan bagi Perempuan dan Anak dalam Penanganan Perkara Pidana.

HP Korban Dirampas Adik Pelaku Dibuang ke Sungai

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved