Breaking News:

Dihadiri Wakil Bupati Siak Baznas Bagikan Zakat Rp 202 Juta di Kandis, Total Pengumpulan Rp 16 M

Wakil Bupati Siak Husni Merza menghadiri pendistribusian zakat oleh Baznas Siak.

Penulis: Mayonal Putra | Editor: Ariestia
Pemkab Siak
Wakil Bupati Siak Husni Merza menyerahkan zakat secara simbolis kepada seorang mustahik di masjid Nurul Hijrah, kelurahan Simpang Belutu, kecamatan Kandis, Senin (19/10/2021). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Wakil Bupati Siak Husni Merza menghadiri pendistribusian zakat oleh Baznas Siak.

Badan Amil Zakat (Baznas) Kabupaten Siak kembali mendistribusikan zakat sebanyak Rp 202 juta untuk masyarakat kecamatan Kandis, Selasa (19/10/2021).

Pelaksanan pendistribusian zakat ini digelar di Nurul Hijrah, Kelurahan Simpang Belutu.

Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan Baznas Kabupaten Siak, Samparis mengatakan, jumlah zakat tersebut dibagikan kepada 202 mustahik, orang yang berhak menerima zakat di kecamatan itu. Masing-masing Mustahik mendapatkan Rp 1 juta dana zakat untuk keperluan konsumtif penerima.

“Dari Rp 1 juta hak mustahik tersebut, kita berikan berupa uang tunai Rp 700 ribu dan kita berikan pula paket sembako seharga Rp 300ribu. Jadi total hak masing-masing Rp 1 juta, namun berbentuk uang tunai dan paket sembako,” kata Samparis.

Ia menerangkan, kebijakan Baznas memberikan zakat berupa uang tunai dan paket sembako merupakan kebijakan yang sah secara syariah dan hukum negara. Tujuannya supaya sebagian dana zakat konsumtif yang diberikan untuk keperluan bahan makanan pokok keluarga.

“Uang cash-nya bisa untuk kebutuhan lain dalam memudahkan kehidupan mustahik. Jangan sampai uang tersebut digunakan untuk keperluan yang tidak penting,” kata dia.

Samparis mengatakan, Kecamatan Kandis merupakan salah satu kecamatan dengan pengumpulan zakat terbanyak setelah Kecamatan Kerinci Kanan di kabupaten Siak. Kecamatan Kandis juga merupakan kecamatan terakhir pada pendistribusian zakat pola konsumtif tahap IV tahun 2021 ini.

“Semoga tahun depan Kandis lebih banyak lagi hasil pengumpulan zakatnya, sehingga pendistribusian juga akan semakin melimpah,” kata dia.

Baznas kabupaten Siak masih menjadi Baznas terbaik di Provinsi Riau, yang diukur dari jumlah pengumpulan. Sampai Senin (18/10/2021) kemarin, zakat yang terkumpul secara keseluruhan mencapai Rp 16 miliar. Jumlah ini merupakan jumlah terbanyak sepanjang sejarah Baznas Siak.

“Namun belum mencapai target kita untuk tahun ini. Target kita untuk tahun ini sebanyak Rp 20,1 miliar. Dengan waktu yang tersisa kita optimistis bisa mengejar target tersebut, sampai 31 Desember 2021,” kata dia.

Pada kegiatan itu, Wakil Bupati Siak Husni Merza ikut menyerahkan bantuan zakat tersebut ke mustahik. Husni mendorong agar mustahik meningkat ekonominya hingga tahun mendatang bisa masuk ke kategori muzaki, orang yang membayar zakat.

“Mari sama-sama kita doakan para muzakki agar terus dimurahkan rezekinya, dan selalu diberikan kesehatan dalam beraktifitas. Semoga muzaki-muzaki ini akan selalu menjadi muzaki untuk tahun -tahun berikutnya,” kata dia.

Ia juga meminta Baznas Siak membina para mustahik agar meningkat perekonomiannya, sehingga tahun depan ada yang masuk menjadi muzaki.

"Jika hari ini kita menerima zakat 1 juta, semoga kedepannya kita bisa membayarkan zakat, meskipun hanya 100 ribu. Jangan sampai berpikiran kita hanya ingin menerima zakat,” kata Husni.

Husni Merza juga berharap semoga yang saat ini belum membayarkan zakatnya meskipun haul dan nisabnya sudah sampai terbuka pintu hatinya untuk membayarkan zakatnya segera. Masyarakat yang ingin membayar zakat juga diajak untuk membayarkan zakatnya ke Baznas.

"Semakin banyak orang yang mengeluarkan atau membayarkan zakatnya, semakin banyak kita bisa membantu orang yang membutuhkan,” tutup Husni. (tribunpekanbaru.com/mayonal putra)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved