Breaking News:

DPRD Pekanbaru

DPRD Pekanbaru Targetkan Pengesahan APBD Murni 2022 Pada 24 November 2021, Nilainya Segini

Penandatanganan MoU tentang KUA-PPAS RAPBD Pekanbaru Tahun 2022, sudah digelar DPRD Pekanbaru, Senin kemarin.

Penulis: Syafruddin Mirohi | Editor: Ariestia
Istimewa
Penandatanganan MoU tentang KUA-PPAS RAPBD Pekanbaru Tahun 2022, sudah digelar DPRD Pekanbaru, Senin kemarin. FOTO: Plt Sekwan Badria Rikasari MSi 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Penandatangan kesepakatan bersama (Mou), tentang Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) R-APBD Pekanbaru Tahun 2022, sudah digelar DPRD Pekanbaru, Senin kemarin.

Selanjutnya, DPRD akan melanjutkan tahapan paripurna lainnya, hingga pengesahan APBD 2022. Plt Sekretaris DPRD Pekanbaru Badria Rikasari MSi mengatakan, sesuai aturan pengesahan APBD 2022, harus dilaksanakan paling lambat 30 November 2021.

"Tapi kita punya target untuk pengesahan ini, yakni tanggal 24 November. Itu sudah sesuai agenda kita," kata Badria Rikasari kepada Tribunpekanbaru.com, Selasa (19/10/2021).

Dijelaskan, tahapan selanjutnya rapat paripurna yang akan dilaksanakan DPRD Pekanbaru masing-masing Paripurna Penyampaian Nota Keuangan digelar tanggal 15 November, Paripurna Pandangan Umum Fraksi tanggal 22 November.

Selanjutnya Rapat Paripurna Jawaban Pemerintah tanggal 23 November, serta Rapat Paripurna Pengesahan APBD 2022 dilaksanakan tanggal 24 November 2021.

"Memang rentang waktu MoU KUA-PPAS R-APBD Pekanbaru Tahun 2022, dengan Nota Keuangan hampir sebulan. Hal ini dilakukan untuk harmonisasi TAPD dengan OPD," terangnya.

Badria Rikasari berharap, tahapan ini tidak ada perubahan lagi. Sehingga pengesahannya bisa tepat waktu.

Seperti diketahui, MoU KUA PPAS R-APBD 2022 yang ditandatangani ini sebesar Rp 2,560 triliun.

Walikota Pekanbaru Firdaus MT menyampaikan, bahwa R-APBD tahun anggaran 2022 senilai Rp 2,560 triliun tersebut, terdiri dari anggaran belanja sebesar Rp 2,552 triliun, serta pengeluaran pembiayaan sebesar Rp 7,850 miliar. Termasuk alokasi dana BOS sebesar Rp 160,387 miliar.

"Kalau kita bandingkan dengan APBD Tahun 2021 yang nilainya Rp 2,590 triliun, maka anggaran sekarang mengalami penurunan sebesar Rp 30,231 miliar atau 1,17 persen," terang Walikota. (Tribunpekanbaru.com/Syafruddin Mirohi).  

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved