Breaking News:

Israel Mengaku Tidak Ingin Berperang dengan Hezbollah, Tapi. . .

Lelah dengan serangan ribuan roket dari Hezbollah, Israel mengatakan tidak ingin lagi berperang dengan Hezbollah. tetapi. . .

Editor: Budi Rahmat
AFP
Iron Dome anti roket 

TRIBUNPEKANBARU.COM- Ingin akhiri konflik yang terjadi, Israel mengaku tidak ingin lagi berperang melawan Hezbollah.

Namun meraka juga mengatakan siap berperang jika memang Hezbollah terus melontarkan roketnya ke arah Israel.

Menggunakan Iron Doma atau alat pelontar anti roket, Israal mengklaim telah mengantisipasi 90 persen roket yang ditembakkan Hezbollah ke arah yang berpenduduk.

Bahkan dengan gamblang Israel mengatakan ada ribuan roket yang ditembakkan Hezbollah ke arah Isarel yang kemudian cepat diantisipasi.

Baca juga: Pantas Saja Memilih Kabur, Ternyata Begini Cara Orang Israel Memperlakukan Tahanan Palestina

Israel kemudian menyebutkan, pihaknya tetap siap jika memang perang pecah dan akan menahan ribuan roket yang akan menyasar negaranya.

Israel tidak ingin berperang dengan Hezbollah, tetapi mengaku siap menghadapi sekitar 2.000 roket sehari dari kelompok bersenjata itu jika konflik pecah, kata pejabat senior militer Israel kepada AFP.

Pada Mei tahun ini, tentara Israel berperang 11 hari melawan kelompok bersenjata Palestina di Jalur Gaza, yang menembakkan sekitar 4.400 proyektil ke arah negara tersebut.

Israel mengatakan, sistem pertahanan Iron Dome-nya, yang telah digunakan selama sekitar satu dekade, mencegat sekitar 90 persen roket yang menuju daerah berpenduduk, sementara tak sampai 300 yang mengenai distrik berpenghuni.

Tingkat tembakan itu melampaui tahun 2006 saat Israel perang melawan Hezbollah, ketika sejumlah roket serupa diluncurkan dari Lebanon, tetapi selama sekitar satu bulan, kata tentara Israel.

Pada bulan Mei, kota-kota seperti Tel Aviv dan Ashdod mengalami jumlah tembakan tertinggi dalam sejarah Israel, kata Uri Gordin, kepala Home Front Command.

Baca juga: Joe Biden Ngotot Kembali Buka Konsulat AS Untuk Palestina Di Yerusalem Meski Ditentang Keras Israel

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved