Breaking News:

Sudah Divaksin? Kata Satgas Jangan Kendor Prokes, Dumai Masih Bertahan PPKM Level 2

Kota Dumai masih bertahan di PPKM level 2, kata satgas jangan kendor prokes meski sudah divaksin Covid-19

Penulis: Donny Kusuma Putra | Editor: Nurul Qomariah
TRIBUNPEKANBARU.COM/DONNY KUSUMA PUTRA
Serbuan vaksin maritim. Meski sudah divaksin Covid-19, Satgas ingatkan jangan kendor prokes karena saat ini Dumai masih bertahan di PPKM level 2. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, DUMAI - Kota Dumai masih bertahan di PPKM level 2, kata satgas jangan kendor prokes meski sudah divaksin Covid-19.

Kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 2 itu berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 54 tahun 2021.

Instruksi tersebut mengatur tentang PPKM level 3,2 dan 1 serta mengoptimalkan posko penanganan Covid-19 di tingkat desa dan kelurahaan untuk pengendalian penyebaran Covid-19 di wilayah Sumatera, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Papua.

Demikian diungkapkan Sekretaris Satgas Covid-19 Kota Dumai, Amrizal Anara, Selasa (19/10/2021).

Dijelaskannya, berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 54 tahun 2021, penerapan PPKM level 2 ini akan dibuatkan surat edaran untuk menjadi pedoman masyarakat.

"Kami masih buat surat edaran satgas terkait pedoman PPKM level 2 ini,” ujarnya, Selasa (19/10/2021).

“ Hal-hal apa saja yang nantinya akan dibatasi akan tertuang dalam surat edaran,"imbuhnya.

Sementara, juru bicara Satgas Covid-19 Kota Dumai dr Syaiful mengaku, bahwa saat ini Kota Dumai masih tetap melaksanakan PPKM, dan bertahan di level 2.

Meskipun bertahan di level 2, tambahnya, masyarakat tidak boleh mengendorkan protokol kesehatan (prokes), karena prokes merupakan hal yang harus tetap diterapkan, jika ingin perkembangan Covid-19 dihentikan.

"Prokes harus tetap ketat, jangan kendor, kalau kendor nanti bisa saja perkembangan Covid-19, kembali meningkat," imbaunya.

Syaiful menerangkan, bahwa perkembangan Covid-19 Kota Dumai, hingga Minggu (17/10/2021) kasus positif Covid-19 di Dumai bertambah satu.

Orang yang terpapar Covid-19 itu sudah melakukan isolasi mandiri, sedangkan pasien sembuh ada tiga orang.

"Secara akumulasi kasus Covid-19 hingga Minggu (17/10/2021) berjumlah 10.320 kasus,” terangnya.

“Dengan rincian pasien sembuh 9.914, isolasi mandiri 18, dirawat di rumah sakit 7 orang, dan meninggal dunia 256 orang,"lanjutnya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved