Breaking News:

Annas Maamun Gabung Partai Nasdem Riau, Pengamat: Sama Saja dengan Bunuh Diri

Pengamat Politik Universitas Riau Tito Handoko mengingatkan partai besutan Surya Paloh untuk mempertimbangkan secara matang menerima Anas Maamun

Penulis: Nasuha Nasution | Editor: Ilham Yafiz
Tribun Pekanbaru/Nasuha Nasution
Mantan Ketua PAN Riau Irwan Nasir dan Mantan Ketua Golkar Inhu Jadi Calon Ketua Nasdem Riau 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Setelah bergabungnya mantan Gubernur Riau Anas Maamun ke partai Nasdem, sempat menuai kontroversi, apalagi mantan ketua DPD Partai Golkar ini merupakan mantan narapidana korupsi dan bahkan masih berstatus tersangka dalam kasus suap APBD Riau.

Pengamat Politik Universitas Riau Tito Handoko mengingatkan partai besutan Surya Paloh tersebut untuk mempertimbangkan secara matang menerima Annas Maamun sebagai kader.

"Memberi panggung pada pelaku korupsi itu sama saja dengan bunuh diri, mestinya Nasdem tidak memberi panggung pada mantan napi korupsi. Ini menciderai prinsip 'restorasi' yang digaungkan nasdem,"ujar Tito Handoko kepada tribunpekanbaru.com Rabu (20/10/2021).

Menurut Tito Handoko, masuknya Anas Maamun ke Nasdem sebenarnya belum bisa dibaca akan berdampak pada raihan electoral, karena baru bergabung.

"Namun sama-sama kita pahami Anas Maamun masih punya kekuatan finansial yang barangkali dapat mendongkrak nilai jualnya selaku mantan Gubernur,"ujar Tito.

Maka Tito Handoko menyarankan kepada partai Suryo Paloh tersebut agar mempertimbangkan kembali keberadaan Anas Maamun tersebut.

"Sebaiknya Nasdem mempertimbangkan masuknya Anas Maamun, guna mengurangi resiko blunder electoral,"ujar Tito Handoko.

( Tribunpekanbaru.com / Nasuha Nasution )

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved